Aku masih
belum mengerti akan sikap kamu yang sangat berbeda terhadapku sekarang,
Sering aku bertanya ada apa?
Apa salahku? Apa salahku itu sangat fatal terhadap mu yang
membuat sikap mu itu begitu?
Penjelasan sedikitpun kau tidak katakan sedikitpun terhadapku,
puaskah kau membuatku bingung?
Apa memang
aku jahat dimatamu, sangat berharap kau kembali seperti sedia kala
Seorang
teman yang baik dan sangat menghibur saat aku pusing dengan semuanya.
Apa memang
kamu sudah menghapus segala tentang aku karena sesuatu yang sama sekali aku
tidak mengerti?
Banyak
sekali orang mengatakan apa yang sebenarnya terjadi namun tidak sedikitpun aku
percaya jika itu bukan dari mulutmu sendiri,
Bersikap
lebih jelas tolong, sekiranya aku sangat keji dimatamu aku minta maaf, aku
ingin kamu yang dulu.
Bukan
seperti ini yang membuatku sangat bersalah akan suatu kesalahan yang tidak aku
pahami sekali lagi mohon jangan bersikap seperti itu.
Kembalilah
menjadi seorang teman yang baik dan mengasikan.
Tolong, tolong, sangat ingin aku bersendau guraw denganmu
lagi,
Apa kau tidak tau betapa banyak hal-hal yang aku kagumi dari
kamu !
Apa kamu tau banyak sekali persamaan yang ada dalam diri
kita..
Jika memang kamu sangat benci terhadapku katakan langsung padaku tanpa harus melibatkan orang
lain, jika memang sudah tidak mampu lagi kamu menganggap aku seorang teman ,
Baik saya terima meski itu sangat sakit dan menyedihkan,
Tapi tolong beri saya penjelasan yang jelas dan pasti..
Mungkin ini tidaklah penting bagi seorang kamu yang sibuk,
tapi sungguh kamu penting bagi saya,
Sangat
jarang teman seperti anda maka dari itu pertimbangkanlah kata-kata saya ini.
Sesakit
kamu karena saya tapi sesungguhnya aku tak bermaksud seperti itu bahkan dengan
sengaja membuatmu begini.
Perbedaan
sifatmu itu sangat meresahkan dan menyulitkan, apa kamu merasakan hal yang sama
boy?
Apa selama
ini saya cukup tidak ada nilainya di mata anda?
Sebegitukah
gampangnya kamu bersikap seperti itu setelah aku mulai menyadari betapa kamu
seorang yang hebat dan bermakna?
Tolong
sekali lagi kamu berfikir sebelum kamu bertindak seperti itu,
Orang penting, jabatan itu sudah aku sandangkan terhadapmu
tapi inikah balasannya dari kamu terhadapku?
Adilkah itu
bagi aku yang tidak pernah mengerti akan ini?
Begitu banyak pertanyaan yang ingin aku sampaikan padamu,
Ingin aku langsung bicara padamu apa yang terjadi dan
mengapa?
Tapi itu hanya alunan angan saja karena menatapkupun kamu
sudah enggan sekali.
Sangat miris, TAPI MENGAPA?
Adakah sedikitnya arti aku bagi kamu rasanya melihat semua
ini aku semakin tahu akan sesuatu bahwa aku tidak sedikitpun berarti bagi kamu…
Aku hanya orang yang sangat jahat bagi anda yang rasanya
kata maaf pun tak bisa menebus semuanya…
Bagai orang
bodoh rasanya aku ini sekarang,
Puas kamu
melihat aku seperti ini boy?
Atau inikah
yang disebut pembalasan bagi aku atas tersakitinya kamu?
Rasanya
jika memang begitu adanya,
Pembalasanmu sudah sangat terbalaskan..
Selamat kini kamu berhasil membuat aku bertanyatanya akan
sesuatu yang tidak aku mengerti,
Berharap
kamu akan memberikanku pengertian yang jelas.
Terimakasih
atas andilmu yang besar bagi kehidupan saya..
Terimakasi
atas pengorbanan kamu selama ini untuk saya yang mungkin kamu anggap sepele
tapi bagi saya itu sangat besar dan berarti..
Terimakasih
selama ini kamu bias menerima saya atau menganggap saya teman atau yang
lainnya,
Meski
sekarang adanya sangat hancur dan kacau ya saya terima itu karena semuanya kamu
yang mulai sehingga kamu juga yang bias mengakhiri sayay disini hanya sebagai
peserta permainan yang kamu jalankan bahkan ciptakan sendiri.
Tapi satu hal tolong kamu berfikir akan semuanya terlebih
dahulu karena selain kamu yang tersakiti jika keadaan terus begini aku juga
sangat tersakiti boy..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar