Sabtu, 04 Mei 2013

Catatan SMP



RAHASIA PULAU TERORIS

Di sebuah kota bernama Hinorima, terdapat suatu sekolah yang popular setara dengan SMA, sekolah itu bernama Bina Siswa di sekolah elit itu terdapat sekumpulan geng yang bernama “ Bukan Teroris” beranggotakan 4 orang yaitu :
Sharon, gadis paling cantik di kelompok ini merupakan pemimpin. Dia bersifat imajinatif, sangat penasaran akan sebuah misteri, paling modis dan anggun juga pandai membaca pikiran orang walau sebenarnya ia hanya menebak dan lebih tepatnya so tau.
Jessie, gadis sangat tomboy ini merupakan mascot dari geng ini karena ia selalu berhasil mengungkap masalah yang sangat rahasia sekalipun. Dia sangat ahli dalam soal teknologi.
Baron, lelaki yang berkaca mata ini pintar tiada tara, dia sangat tahu bagaimana menyelesaikan masalah yang rumit, sayangnya wajahnya minus atau mendekati fase standar.
Yuki, lelaki yang cukup tampan ini sangat pendiam namun aktif dan antusias sekali dalam misi geng ini. Dia yang paling handal dalam mencari alasan atau berbohong.
Geng “ Bukan Teroris “ ini merupakan geng yang cukup pupuler di sekolah, banyak anggapan siswa sekolah yang menganggap geng ini sangat tidak jelas dan aneh, namun nyatanya geng ini sungguh luar biasa, disamping mereka sering menciptakan karya ilmiah yang bagus, mereka juga sangat antusias terhadap kasus terorisme yang akhir-akhir ini melunjak, geng ini bernama seperti itu karena dulunya mereka sangat terlihat misterius sekali dan mencurigakan sehingga warga sekolah menuduh mereka teroris dan mereka sangat menyangkal itu semua.

Siang itu saat sedang istirahat, Yuki datang tiba-tiba ketika 3 anggota yang lainnya sedang mangap memasukan makanannya,
“ Kawan !! ada Kabar Panas !! sekolah kita mendapatkan terror ancaman bom lewat telefon misteriu “ ujarnya sangat antusias
Sharon yang sedang asik ngupil tidak kaget mendengarnya malah menjawab,
“ halahh itu paling dari orang yang kurang kerjaan atau kelebihan pulsa saja jadinya begitu! “
“ bagaimana kalo si penelepon misterius itu ternyata memang serius? Dan bom benar-benar meledak” balas Yuki was-was. Setelah mereka berdiskusi secara diam-diam di meja kantin..
“ Jadi kesimpulannya apa?” dengan polos Jessie berkata seperti itu. Tidak ada yang menjawab semua diam dan berekspresi kesal pada Jessie!
“ jadi apakah pembicaraan kita yang cukup panjang tadi kau sama sekali tidak mengerti Jessie?” ujar Baron datar. Jessie hanya menggeleng-gelengkan kepala saja dan berkata,
“ bisakah kau menjelaskan semua dengan rumus ? “ seketika Baron ambruk tak berdaya seolah-olah tak sanggup menghadapi kenyataan bahwa temannya yang satu ini sangat bodoh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar