Bilamana memang ini sikap yang kamu inginkan,
saya
terima. Meskipun sakit. Sebenarnya saya sangat sedih ketika kamu melewati saya
seolah kamu tak pernah mengenal saya lagi. Kamu terlalu berpura-pura untuk
tidak ingin melihat saya lagi ya. Padahal ingatkah dulu? begitu kamu selalu
mengejar saya, begitu kamu kehausan akan sorot mata saya *atau saya hanya GR ? .
Tidak ingatkah alasan kamu dan janji kamu untuk tidak berubah? kamu langgar
semua janji yang kamu ucapkan sendiri. Sudah banyak pengorbanan kamu untuk saya,
dan kamu menjauhi saya sebelum saya bisa membalas semuanya. Tidak adakah
kesempatan untuk saya melakukan timbal balik terhadap kamu? Tidak adakah
pengertian lagi untuk saya dari kamu? Terlalu hinakah saya untuk sekedar
berteman dengan kamu? Nampaknya kamu benar-benar mengambil langkah seribu untuk
menghapus saya dari memori kamu. Dan menjajalkan semuanya, menggantungkan saya
untuk sekedar masa lalu kamu. Maafkan saya untuk semua air mata. Meskipun tidak
pernah saya berniat untuk menyakiti kamu. Kesalahpahaman untuk memintamu sebuah
pengertian berkelanjutan hingga sedemikian rupa. Semoga kamu sukses dan
bahagia.. dan suatu hari kamu bisa merubah pikiranmu dan tidak melupakan saya
lagi...
semoga
suatu hari, kamu sempat membaca tulisan ini J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar