Rabu, 25 Desember 2013

Alat Pengukur Cinta?

Ada nggak yang bisa nyiptain alat pengukur cinta?
alat yang bisa tau kapan kita lagi jatuh cinta, kapan juga ada orang di seluruh dunia ini yang lagi cinta sama kita, kapan cinta kita udah to the max, kapan kita wajib meninggalkan dia, kapan kita dan kapan kita yang lainnya..
ada nggak ya, dan gimana kalau alat itu bener-bener ada, apa kita mau make?
flat dong? cinta itu sesuatu hal yang surprise, nggak akan pernah terukur.
nggak akan pernah ada yang nyangka, kalau cinta itu bisa datang cuma lewat teks aja, cuma lewat pertemuan pertama dan tatap muka yang sebentar nggak akan ada yang tau :)
"itu bukan cinta, itu cinta sesaat' well liat aja kedepannya gimana, yang penting kita sudah menjadi manusia yang berkembang, nggak cuma stuck di masa lalu kan? yang penting kita terus mencari dan berpetualang.


Senin, 23 Desember 2013

Hai, Selamat Ulang Taun, Kamu Siapa? :o

Assalamu'alaikum,
kepada yang terhormat ananda Anggiani Putri Utami yang  ( berhubung yang bakal gue ucapin disini adalah anak PKN jadi kayanya harus bahasa proklamasi deh *krik )
"katanya" sekarang ulang tahun, bener ga sih? duhh males banget nich :p
pengennya gue update tulisan ini ya seminggu kemudian aja sih, terus di bawahnya tulis #latepost (marukana instagram) ya gitu sihh gimana atuh da ganiat (?)
cuma bisa buat ucapan gini doang sih,


Giaaaa :((((((( 
tau ngga? 
kita kan pernah sebangku ih, lupa hah?
sebangku sama lo adalah hal yang menggetarkan nurani (naon atuh cenah) 
maaf cuma bisa kasih tindakan perdata (asa kenal kata-kata siapa ya)
da gatau ai tindakan pidana yang gimana ih sanah akumah jurusan komunikasi..
cie @utamianggia mamprang di blog gue cieee, doain atuh blog aku jadi kaya blog dwitasaridwita, ai kamu jangan ngejek :( ginigini juga ada yang baca ih ada viewersnya tapi gatau siapa jangan-jangan viewersya lo aja ya :' 

Gia masih inget ga? kita suka duduk di pojokan pas pelajaran bu Rita pelajaran matematika, mata kamu minus dan selalu liat catetan aku ih ai kamu wkwkwkwk 
masuk ga ke otak pelajaran matematika SMA? masuk atuh da kamu mah suka masukin eh tibalik ehhh hapasihhhh, pokoknya kamu kan olimpiade tea ih (pencitraan to the max) 
aku udah lupa matematika itu apa :'
aku lebih inget ketika kita ngakak sampe sakit perut gara-gara 'jamalita' atau gara-gara ngomongin orang sampe ke akar-akarnya, dan topik kita yang paling hot yang tentang ambigu apa ai kamu itumah kamu ajawe ya..
Gia mungkin kamu udah muak sama bahasa so puitis aku, jadi aku nyampein dengan gaya biasa aja, takut kamu hanyir dan ongkek (?)
Gia ih masih inget kita pernah main hipnotis uya kuya, dan aku masih punya videonya :'
masih inget ga, kamu tiba-tiba ngagayem sesuatu.. dan itu makanan darimana entah aku tak pernah tau..
Gia ih aku kangen rambut kamu, yang selalu anti kusut.. halus dan sehat.
kangen sweater belang kamu yang ijo kuning gening, atau jaket kamu yang milenium yang entah itu jelmaan jas hujan yang diperhalus jadi jaket, atau apa entahlah..
Gia aku kangen sepatu kamu yang suka rusak tiba-tiba, boros sanah :(
Kangen atribut kamu yang semuanya minimos sampe bodo :(
minimos kan tikus gi tikus sadar ihhh wkwkwkkw
kangen tempat minum kamu yang warna kuning dan ada gambar minniemouse nya, yang selalu aku pinta disaat km ke kantin,
aku kangen kamu jajan cireng, basreng pake saos yang bejibun seplastikeun,
aku kangen minta mocaprio kamu yang selalu kamu tahan dan pencet sedotannya,
wangi badan kamu yang cenderung bau #ehhh parfume bublegum kamu yang selalu aku pengen makan,
behel kamu yang ganti warna kadang teratur setiap bulan kadang belang betong..
Gi.. ko ini lebih ke buka aib ya daripada ucapan HBD? wkwkwkwkwk atuh biarin, kamu kan beda Gi.
aku kangen berisiknya kamu mencet keypad HP ih, 
kangen kamu gapernah mati pose buat foto-foto..
bibir kamu yang ngga ada dua.
hidung yang cenderung pesek, tapi pesekan aku, puas Gi? edisi ulang tahun :'
suara merdu kamu yang entah berapa oktav, nyanyiin lagu galau, mars golkar, atau nyinden..
aku kangen rambut aku dijambak kamu Gi..
kangen kamu nyanyi di depan kelas,
atau karokean sama aku dengan posisi telungkup ke bangku dan telinga di tempelin ke meja tea gi hahaha.
kamu yang selalu dukung aku nulis, dukung kejailan aku, denger semua celotehan aku..
bahkan seringkali mantan aku curhat ke kamu ih atuhh bodor
Gia kangen aku?
aku sering nemu kamu di kampus, selalu aku yang nyapa duluan ih jangan-jangan kamu malu ya ngakuin aku temen kamu :( 
Gia 18 tahun? euleuhhh tereh kawin, 
sok atuh bergerak jangan nunggu terus, aipekteh kamu nikah duluan okesip.
Gia kangen ketawa kamu yang bikin orang lain ketawa,
kangen kamu nangis asa kanyenyerian pisan..
kangen kamu mencet marmut :'
kangen aaaaaaaaaaa
kangen nyanyi sama kamu!!!!
kamu tau kan, setiap kita baris padus kita posisinya selalu disamping, kamu sebelah kiri aku di kanan, kita paling depan.. dan masih sempet gosipin orang lain di kondisi se khidmat apapun,
kangen kamu jadi dirigen yang Indonesia banget,
kangen liat kamu pake make up, kangen kamu make up-in aku!!!! 
nempelin bedak dengan non manusiawi, Gia tau ga? aku sekarang bisa pasang eyeliner garagara diajarin kamu, ngerasa aku paling jagolah sekarang mah ahahahah.

semua kenangan yang nggak akan aku lupain, aku bisa lupa tapi nggak akan pernah melupakan (ini mengutip ya) 
Gia makin cantik ya, makin dewasa ya, makin cinta ayah dan mamah dan aden,
jangan lupain @pakong48 ihh aku tau kamu udah nemu temen yang baru, tapi jangan lupain kita ya sayang..
jangan sombong sama aku, kalo aku wisuda kasih bunga kuning :(
semoga ntar kamu bisa jadi orator yang canggih, tapi jangan demo terus ih cape..
kamu jadi ibu guru atau PNS yang gajihnya gede..
aamiin Gia do'a aku mah ya itu, yang terbaik, sehat terus, lancar dan kamu nggak pernah susah atau sakit :"
nggak ada lagi selain kamu bahagia dan berkah,
makasih ya udah mau jadi sahabat aku, I LOVE YOU MYADELE :*



















































Minggu, 22 Desember 2013

Hahahahah

selamat pagi dunia, daripada gue galau sampai bodo dan tak berkesudahan, yumari mending bikin artikel.
Artikel? hoaaaam pasti lo ngantuk kan bacanya? entahlah... nampaknya hobby gue yang ke 12 setelah, 1.nyanyi 2.nulis puisi 3.curhat 4.ngomong 5.foto-foto 6.ngeceng 7.makan 8.baca novel fiksi 9.presentasi 10.mencintai kamu (lahhh) 11. denger musik 12.BIKIN ARTIKEL huahahahaha.
Check this out, kalo gangerti lah gue juga gangerti (?)



Semua Berawal dari Mimpi
Apa yang anda ketahui tentang sebuah mimpi? Mungkin bagi sebagian orang, mimpi hanya dianggap sebagai bunga tidur saja. Tapi mimpi juga bisa disebut sebagai persepsi dan rekonstruksi dari pikiran bawah-sadar kita, tentang sesuatu yang menjelma dalam tidur tanpa makna. Bisakah sebuah mimpi menjadi awal dari kenyataan?
Dalam buku yang berjudul “Menatap Punggung Muhammad” yang ditulis oleh Fahd Djibran, dituliskan bahwa ada tahap tidur dengan gerak mata cepat, rapid eye movement, atau yang lebih sering dikenal dengan istilah REM. Jika kita mengalami tidur REM, semua otot-otot yang berada di tubuh kita menjadi tenang sepenuhnya, sementara irama jantung, pernapasan, tekanan darah, suhu otak, dan aliran darah cenderung meningkat.
Orang yang dibangunkan dalam fase tidur REM, mereka melihat sesuatu dalam mimpinya, gambar-gambar dan alur cerita, tokoh-tokoh yang lebih jelas dan terperinci yang biasanya sangat berbeda dengan kejadian sehari-hari. Berbeda jika orang dibangunkan pada tahap non-REM, orang melihat gambar-gambar tidak rinci yang sangat mirip dengan kehidupan sehari-hari. Mungkin inilah fase mimpi kita pada umumnya. Namun, jika kita mengalami mimpi yang baik dalam tahap REM, tentunya kita akan merasa penasaran dan bertanya mengapa kita bisa sampai memimpikan hal yang sebaik dan jauh dari kehidupan sehari-hari.
Mungkinkah rasa penasaran itu kita bawa sampai kedunia nyata, menggerakan hati, pikiran, perasaan, bahkan kesadaran untuk mencari tahu bahkan mewujudkannya? Mungkin saja. Carl Gustav Jung (1874-1961) seorang psikoanalis kenamaan menganggap aspek konteks dari kedirian seseorang merupakan sesuatu yang sangat penting dan mempengaruhi mimpi seseorang. Mungkin contohnya begini, ketika kita sedang berusaha belajar untuk melaksanakan ujian dan menggeluti segala hal yang bersangkutan dengan ujian, selang hari kemudian kita bermimpi bahwa kita lulus ujian. Bukankah itu menjadi suatu motivasi besar dalam dunia nyata kita?
Banyak tokoh dunia yang menjadikan mimpi sebagai pijakan kesuksesannya, coba ingat lagi ketika Friedrich August Kekule von Stradonitz (1829-1896), seorang ahli kimia yang sejak lama berupaya menentukan struktur molekul senyawa benzene, mendapatkan jawaban dari pertanyaan panjangnya melalui mimpi. Suatu kali ia terbangun oleh mimpi seekor ular yang menggigit ekornya, kemudian menyadari bahwa struktur benzen adalah berupa gelang. Contoh lainnya, seorang fisiologis Jerman pemenang hadiah Nobel, Otto Loewi (1873-1961), pernah bermimpi tentang sebuah eksperimen selama tiga malam. Dua malam pertama, ia hanya mencatat saja tetapi tidak bisa memahami tulisan-tulisannya. Malam ketiga, ia terbangun dan melakukan eksperimennya, dan akhirnya menghasilkan sebuah penemuan besar.
 Ini bukan berarti kita harus sepenuhnya percaya terhadap mimpi di saat kita tertidur, atau kita hanya tidur dan bermimpi. Tapi merujuk pada kesaksian-kesaksian para Nabi atau orang-orang suci dalam kitab agama-agama. Bukankah tidak jarang mereka memperoleh wahyu dan pencerahan melalui mimpi? Tidak ada salahnya menelusuri mimpi baik dan besar, yang datang dari keinginan kita yang kuat, yang bermakna harapan dan cita-cita kita sesungguhnya. Menelusuri dengan tekad, usaha dan do’a yang keras, berawal hanya dari sebuah mimpi kita bisa memulai bahkan meneruskan langkah di dunia nyata untuk mewujudkannya. Menembus atau menghancurkan labirin yang memisahkan dunia mimpi yang tidak mungkin, menjadi mungkin dan terjadi didunia nyata. Jadi apa mimpi kita yang sudah terwujud di 2013 dan yang akan terwujud di 2014? Jangan pernah satu kalipun kita takut dan berhenti bermimpi.




Aida Nur Hidayah
Yellow Addicted :*

Sabtu, 21 Desember 2013

Kau Harga Mati Terima Kasih Ibu

22 Desember 2013..

           Besok Hari Ibu, ketahuilah bahkan sampai saat ini, sampai kepada aku menulis ini. Ibuku sedang ngomel kepadaku, seperti biasanya. Setiap hari, ada saja yang salah dari sikapku, tuturku, bahkan ekspresiku kepadanya. Entahlah, bahkan aku tidak mengerti kenapa aku selalu salah dan selalu mendapati omelan dengan nada yang keras bahkan sampai menggebrak pintu kamarku. Ibuku perempuan paling sensitif yang aku kenal, bahkan sederet saja kata yang salah, menurutnya itu menyakitkan dan membuatnya uring-uringan, kesal bahkan sangat marah.

            Dan kalian tahu? Entah sudah berapa liter air mata ibuku yang ia keluarkan karena aku, sejak aku lahir sampai sekarang. Masih saja aku membuatnya sakit dan menangis karena tutur kataku saja. Apa itu yang aku inginkan? Apa memang aku sengaja untuk membuat ibuku sendiri seperti itu? tidak, aku mohon.. tidak pernah bahkan tidak mungkin aku berniat seperti itu. Aku sendiri sering tidak mengerti dimana letak kesalahanku, kekuranganku, sifatku yang ibuku tidak terima, bahkan aku tidak mengerti apa yang seharusnya aku lakukan. Satu hal yang aku sangat paham, bahwa aku mencintainya, tidak pernah aku ingin kehilangan sedikitpun segalanya darinya. Tapi mengapa, masih saja aku bisa membuatnya kesal. Masih saja aku membuatnya mengomel sampai seharian penuh. Aku tidak tahu... www.perempuan.com

             Telinga ini, sudah sangat terbiasa dengan pengulangan-pengulangan kalimat yang terlontar darinya. Ibuku memang seperti itu, mengulang kalimat dan paragraf yang sama untuk satu hari. Hati ini juga sudah kebal, ketika aku seolah-olah salah dan semakin salah. Setiap hari, hampir setiap hari. Ada saja kesalahanku yang menjengkelkan untuknya, padahal aku hanya menjalani hidupku seperti biasa. Tapi aku mencintainya, dan ibuku mencintai aku juga. Ia mencintai aku, ia tetap merawatku, memasak masakannya untuku, mendoakanku dalam shalatnya, ia sangat mencintaiku meskipun tiap hari ia kesal terhadapku.

            Sungguh aku mencintainya, nyawaku jadi taruhan dan saksinya. Aku sering melawan, berbohong, bahkan membuatnya menangis dengan ketajaman perkataanku terhadapnya, tapi selama 18 tahun, ia tidak pernah mengundurkan diri sebagai ibuku. Tetap ada cinta yang besar dimatanya, tetap ada pengakuan bangga dari mulutnya. Tetap saja ia mencucikan bajuku ketika aku sudah terlalu sibuk, tetap saja dia menyuapi makanan ketika waktu sarapanku sudah semakin terhimpit, tetap saja ia mengkhawatirkanku ketika aku belum pulang.

             Meski pada akhirnya, ketika aku diam dirumah seperti biasa akulah yang jadi sasaran kemarahan dan omelannya. Ujarnya aku belum dewasa, aku belum benar dalam mengerjakan sesuatu, aku selalu teledor, aku tidak disiplin, aku terlalu kasar, aku terlalu kaku, aku dan aku terus. Banyak usahaku agar aku terlihat sedikit saja menjadi sempurna di depan ibuku, tapi entahlah... apapun yang aku lakukan pasti ada setitik kesalahan yang memancing ribut di dalam rumah. Ayahku, sudah biasa. Dia laki-laki yang paling sabar untuk menghadapi ibuku, bahkan aku anaknya, seringkali emosi ketika ibu berbicara terus menerus tanpa berhenti, ketika ibu masih saja membahas hal yang sama selama berhari-hari, aku sangat sering kesal jika keadaan sudah seperti itu. Tapi ayahku, ia masih terus menerima dan mencintai ibuku. Meskipun seringkali ayahku juga emosi.
             Aku ingin membahagiakan ibuku, sebelum Tuhan mengambil ibu atau aku. Aku ingin ada dimana aku bisa membuatnya sangat bangga dan puas terhadapku, aku ingin.. bahkan ketika aku menulis ini ibuku masih menggerutu,

“Aida udah segede gini, mamah pusing daripada aida. Coba mamah memperhatikan kamu, pusing. Sekarang kamu kuliah terus aja ngerjain tugas gabisa bagi waktu dengan bener, mana waktu makan mana waktu shalat. Kamu dibilangin kaya gini udah pusing, okelah dalam pelajaran kamu bagus, tapi kalo soal kepribadian kamu masih aja salah. Makan aja harus disuruh. Kamu udah gede...” 
dan begitulah intinya, nada bicaranya sangat melengking dan keras dengan kecepatan yang cukup cepat. Ibuku selalu melebih-lebihkan perkataanku, aku hanya berkata A ibuku bisa merasa sakit yang luar biasa dan menambah-nambahkan menjadi ABCDE yang membuatnya semakin sakit.

             Aku sudah berusaha menjelaskan, semakin aku berbicara semakin ia mengomel. Aku bingung, diam. Ya itulah yang paling tepat. Kadang aku menangis karena sudah terlalu muak, aku harus mendengarkannya dan aku harus terus mengerjakan tugas. Sering, aku menggerutu dalam hati. Sering sekali.

             Ketika aku emosi terhadapnya, ya aku hanya cemberut. Aku hanya bisa diam dan menahan diri. Aku dan ibuku hampir setiap hari begini. Namun tahukah kalian? Inilah yang akan selalu kurindukan kelak, ketika aku sudah bisa berdiri sendiri. Ketika ada perpisahan diantara kami, inilah yang akan paling aku rindukan. Nada bicaranya yang keras dan tinggi, terkadang pukulan tangannya terhadap pintu kamarku yang mengagetkanku, inilah yang paling aku rindukan.

             Kalian, yang mungkin merasakan hal yang sama denganku, percayalah, ibumu tidak akan selamanya ada dan bersamamu, ibumu tidak akan seterusnya memarahimu, melarangmu, membuatmu emosi, ibumu manusia.. yang bisa menghilang dan pergi kapan saja. Percayalah, cintailah ibumu untuk segala halnya. Nikmatilah setiap detik omelannya, karena ini yang akan kita rindukan kelak. Siapa lagi yang akan mengomeli soal sikap pribadi kita, siapa lagi yang akan jengkel karena kita susah makan atau bangun, siapa lagi yang akan peduli terhadap hal terkecil dan terdetail yang kita lakukan selain beliau..

              Nikmatilah, mumpung masih ada kesempatan bersamanya. Karena kita tidak akan pernah bisa menentukan kapan ia atau kita sendiri yang pergi. Aku akan terus berusaha, membuat ibu bangga. Membuat ibu puas dengan kedewasaanku, aku akan terus mencintai dan lebih mencintainya lagi, meskipun ibuku tidak merasakan kecintaaku yang sangat tidak wajar, tak apa. Suatu saat, aku pasti bisa. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan setiap hari untuk mendengar omelannya, amarahnya. Aku akan selalu terbuai dan merindukan segalanya. 18 tahun, ia selalu ada dan ada disetiap kondisi, ia yang memperjuangkan aku dalam segala hal. Betapa tidak aku akan sangat merindukannya, mencintainya, dan tidak rela kehilangannya.

               Sangat ingin, aku membuat ibuku bisa merasakan hangatnya tanah suci, atau hal sesederhananya, aku sangat ingin ibu bisa menilaiku wanita yang dewasa sepertinya, wanita yang bertutur sopan dan semestinya. Yang selalu menyejukan hatinya. Sangat ingin. Namun mungkin belum bisa sekarang, aku masih terlalu kurang untuknya. Tapi aku terus mencoba, aku akan terus mengerti omelannya yang mungkin merupakan tanda kasih sayangnya terhdapku, karena tanpa ia memberi tahu, aku sudah mengerti bahwa ia mencintaiku dan akan terus menjadi ibuku.
Mungkin jika ibuku kelak, melihat blog ku. Aku ingin ia membaca ini,

“ Mamah, ketika aku melihatmu merias wajah dan jilbabmu di kaca kamarku, karena dirimu akan pergi keundangan bersama Bapak. Aku melihat sesuatu mah, tapi aku tidak berani mengatakannya. Mamah sudah terlihat menua, ada garis-garis tambahan di kening mamah, ada semacam bintik-bintik hitam yang terlihat, kulit tangan mamah pun sudah terlihat keriput. Mah pipi mamah sudah tidak sekencang saat aku kecil. Rambut mamah masih hitam, namun sedikit menipis, ada lingkaran di bawah mata mamah. Mah apa itu karena aku? Apa itu suatu bukti bahwa mamah sudah terlalu lelah, bahkan menua hanya untuk mengurusiku? Apa itu artinya, mamah akan menyerah? Mah, percayalah aku menangis saat mengatakan ini, lihat diri mamah, sudah terlihat berbeda, sudah agak rapuh dan sering sakit karena maag atau pegal-pegal. Apa ini karena mamah masih saja megurusi kami semua? Apa mamah memendam kelelahan? Karena aku tidak pernah sekalipun mendengar mamah lelah terhadap kami. Mamah, demi apapun aku mencintaimu. Meskipun akulah anak mamah sendiri, yang sering sekali membuatmu jengkel tiada tara, mungkin kejengkelanmu yang menyebabkan ada garis penuaan di keningmu, mungkin itu saksi bisu bahwa aku sudah terlalu menyakitimu, tapi mamah terus saja mencintaiku dan menjadi ibuku. Tetap saja ada binar cinta dan kasih sayang yang ada di mata coklat mamah, binar yang sudah ada sejak aku lahir sampai sekarang. Mamah lihat aku, aku sudah setinggimu bahkan lebih tinggi, aku tumbuh menjadi gadis yang mirip denganmu. Tapi apa, apa yang sudah aku berikan, bahkan aku membuatmu tersenyum saja itu jarang. Maafkan aku mah, aku ingin memelukmu, mencium kening hidung bahkan pipimu, kakimu dan tanganmu. Mamah tolong, maafkan aku. Jangan beranjak kemanapun sebelum aku bisa membuktikan segalanya mah, tolong diam disitu sampai aku menjadi apa yang mamah mau. Tolong mah, berikan aku waktu sebentar lagi untuk menjadi seorang sarjana, bekerja dan berkarir secara sukses, menikah didepan mamah, dan memberimu cucu. Memberangkatkanmu ke tanah suci,, membelikanmu rumah yang nyaman, dan segalanya. Merawatmu dengan bantuan suamiku, anakku. Mamah tolong bertahan, jangan menyerah untuk merawatku. Omeli aku saja setiap detik, aku akan mendengarkanmu asal dirimu sudi untuk tetap ada. Mamah lihat, aku sedang berlari mengejar semuanya. Sabar mah, tolong.. jangan lagi menangis aku mohon, air matamu adalah pisau yang mengiris hatiku, maafkan aku mah. Aku menyayangimu, melebihi apapun. Semoga mamah tau dan mengerti, I love you..... mamah yang bawel dan setiap hari mengomel :* “


Selamat hari Ibu... bahagiakan ibumu sedini mungkin.. semoga tulisanku menginspirasimu selalu..

Jumat, 20 Desember 2013

Pernahkah Kau Merindukan Baginda Muhammad?

Assalamu'alaikum wr.wb..
Kembali lagi dengan saya Aida, yang akan selalu menulis apapun, sepenting dan seberharga apapun, sekurang penting dan setidak manfaat mungkin saya tulis.
Rupanya kali ini, tulisan ini akan sangat bermakna.
Selamat menyimak wahai insan yang selalu menimbun mimpi sampai pada akhirnya, timbunan itu menjadi bangunan kokoh masa depan kita :)

Sebuah kesempatan emas, saya bisa membaca buku yang satu ini..

Judul : Menatap Punggung Muhammad
Penulis : Fahd Djibran
Pemilik : M Fasha Rouf kekasih dari Mia Audina
Peminjam : Aida Nur Hidayah kembaran Gita Gutawa
Warna kesukaan peminjam : Kuning
Tebal halaman buku : 162


Mengapa? karena di dalamnya ada sejuta makna, dan terliunan pelajaran. Saya akan membagikan, apa yang saya tangkap kepada kalian semua,
isi buku tersebut adalah satu surat. Surat yang berisi 100 halaman, yang ditulis oleh seorang pria untuk kekasihnya yang bernama Azalea. Surat itu ternyata bercerita, bercerita yang intinya adalah permohonan maaf dari pria itu kepada Azalea. Kenapa meminta maaf? karena ia meninggalkan Azalea selama 2 tahun tanpa jejak dan kabar, tidak lain dan tidak bukan demi sebuah pencarian dan penemuan. Pria ini mendapat mimpi, mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW, yang menarik disini ialah pria itu seorang non muslim. Mimpi itu mengisahkan bahwa Nabi menemui dirinya di suatu padang pasir, dan menanyakan sebanyak 2x "Apakah yang lebih besar daripada iman?" pria itu menjawab "Aku tidak tahu" yang selanjutnya Nabi menyuguhkannya ia minum, dan memberi jawaban "kebaikan" lalu Nabi pergi dan menghilang. Dan sang pria hanya bisa melihat punggungnya saja yang semakin lama semakin menjauh.
Pria ini mempunyai naluri yang kuat bahwa itu Nabi Muhammad, wajahnya sangat tampan dan bercahaya, namun tidak menyilaukan. Pria itu begitu yakin, sejak saat itu ia berusaha mengenal Nabi Muhammad lebih dalam, cerita mengenai Nabi yang disampaikan dari berbagai referensi buku yang dibacanya.

Subhanallah sekali :'
saya jadi ikut merindukan sosok Nabi Muhammad, setiap kali shalat saya mengucapkan namanya, namun adakah hati ini ingin sekali bertemu dengannya meskipun dalam mimpi?
saya merasa jauh, jauh dan cenderung tidak mengingatnya..
saya jadi malu sama pria di dalam buku itu, yang begitu mau mengenal baginda Nabi, sedangkan saya? ya Allah :(
fantasi saya terhadap Nabi adalah seorang pria yang gagah, tampan dan nyaris sempurna sehingga dikatakan sebagai kekasih Allah.
Tapi saya tidak pernah seniat pria itu, yang membaca banyak referensi mengenai biografi baginda.. banyak kisah Nabi yang baru saya ketahui lewat buku itu yang membuat saya takjub dan berani mencintai Nabi.. merindukan Nabi Muhammad.
Andai beliau masih ada, dan mengetuk intu rumah, seperti yang tertera di akhir buku itu, apa yang akan saya lakukan?
apakah saya akan mempersilahkan beliau masuk dan menyembunyikan novel-novel fiksi anak remaja, mematikan acara televisi yang cenderung foya-foya dan segera memakain mukena dan mengambil al-quran?
saya malu jika baginda datang :( entahlah..

Tahukah kamu? Nabi Muhammad sangat mulia, kisahnya yang bisa memancing air mata mampu menyadarkan segalanya..

Dari halaman 37-67 itu mampu membuat saya meneteskan haru :'
sehingga saya tidak sanggup menceritakan kembali, terlalu luar biasa..
Jika kamu terlalu penasaran, hubungi saya, kelak saya akan mencoba langsung menceritakan :D







Rabu, 18 Desember 2013

apalagi yang dilakukan jomblo tengah malem, 
selain ngerjain laporan tugas dan denger lagu,
dan ketika list lagu berubah menjaid galau,
apalagi yang dilakukan selain.... galau.
"Jangan galau! jangan mengambangkan idungnya"
teriang-ngiang selalu di telinga,
lagu galau efeknya emang besar, dari lagu itu semua bisa langsung masuk ke pikiran,
hal yang tidak ingin dipikirkan pun tiba-tiba dengan lancar terputar bak video streaming..
mungkin ini sebabnya masyarakat lebih suka lagu galau ketimbang lagu beat,
ini alasan kenapa film atau sinetron bergenre galau lebih bagus ratingnya,
mungkin dari sana, galau yang merasuki segalanya..
orang-orang terlalu ketagihan, dengan galau.
memang galau itu indah bila dinikmati, pahit bila terlalu mendalam, gila bila menjadi makanan.
dari galau, saya bisa belajar, intropeksi diri.
bahwa saya memang sangat jauh dari kata sempurna, 
dari galau, saya membenci.
membenci untuk bangkit dan mencintai lagi
semua berawal dari galau, galau dengan pertanyaan
bisa apa saya?
saya harus bagaimana?
apakah saya mampu?
mengapa jadi begini?
yang jawabannya secara otomatis pasti membuat kita bergerak. Jadi siapa takut galau..

Selasa, 17 Desember 2013

Questions of the day..

Hello guys, makasih yang masih setia mantengin buku harian elektronik gue ya..
kali ini gue mau nulis tentang kamu (?) bukan deng..
hidup emang nggak akan pernah lepas dari pertanyaan dan jawaban kan?
ini adalah sekumpulan pertanyaan yang sering dilontarkan sama orang-orang kepada gue sendiri, check this out!!


-Kenapa nggak makan??
duhhhh, gue emang jarang makan di luar, kalo di dalam habitat alias di rumah, kerjaan gue pasti makan. kecuali kalo ngemil, ya cukup seringlah ngemil makanan di luar, kalo makan nasi atau makan yang berat-berat memang lebih enak di rumah. selain hemat juga menghargai masakan mamah tercinta :*

-Kenapa kalo lo ngomong, cepet banget?
hahahah kalo gue ngomong lambat, gue suka ngblank dan lupa apa yang mau diomongin, selain itu juga ada faktor keturunan dari mamah gue, beliau kalo ngomong suka nabrak spasi :' terus kalo gue diserang gugup pun gue jadi kecepetan, tapi akhir-akhir ini gue lagi latihan ngomong pelan-pelan ko, doain aja ya. kadang banyak hal yang pengen gue omongin tapi terbatas waktu, ya jadi gue cepetin biar semua nyampe, nggak peduli orang lain ngerti atau malah tersiksa wkwkw it's me guys.

-Kenapa lo suka so tau dan suka komentar yang nggak penting?
ya gatau :( gue kritis orangnya, kadang kalo ngomong suka gapenting, tapi kalo diem gue bener-bener frustasi, gue gabisa nggak ngomong. jadi apapun itu gue omongin, tapi sekarang gue lagi belajar untuk lebih nulis aja sih ya, nggak akan lagi ikut campur deh, atau komentar yang nggak perlu. krik. garing dong hidup gue kalo kaya gitu, yaaaa hmmm tau ah pusing :(

- Pipi lo tembem banget, di foto keliatan gendut tau?
perasaan itumah bukan kalimat tanya ih, itu mah ngejek :( ya emang dari dulu gini, gen apa ya yang ngebuat makanan nimbun di pipi :( gue suka pengen OCD ngurusin pipi, masa kalau yang belum kenal dan cuma liat di foto pasti gue dibilang gendut minimal bantet coba ih :( emang sih sehat tapi kan ngga kaya bola juga, kalo diet, gue nanti jadi sapu lidi dong udah kurus gini apa jadinya kalo diet :(

- Kenapa lo suka kuning?
karena kuning itu aku beb. semua tau kuning itu cerah, mencolok, kontras dan ceria, kuning itu warna pokok kan, matahari aja kuning, sinar aja kuning, semua kuning dan kuning itu hidup.

-Kenapa lo mirip gita gutawa ehh rina nose??
karena idung gue pesek, puas?

- Kenapa kulit lo baik-baik aja padahal lo touring tiap hari kan?
iya emang, gue pake masker, penangkal ampuh dari kejahatan asap damri, nggak akan pernah lepas dari masker pokoknya, jadi pori-pori kulit tetap terjaga dari sinar UV (apasih)

-Ko lo bisa setegar itu sih?
hahaha profesional dong, gue pinter nyembunyiin, tenang aja. semua pasti kelihatan baik-baik aja. orang lain nggak usah peduli keadaan di balik layarnya, cukup gue dan Tuhan yang tau xixi

-Ko pake jilbab sekarang, mau seterusnya?
iya gue tobat dong, nyesuain sama nama belakang gue keles, iyalahhhh gamau buka lepas -,- paling kalo khilaf ya upload foto yang gaberjilbab wkwkwkkw tapi nggak akan lah insyaAllah ya :)

-Lo galau terus perasaan?
hahahah iyanih -,- kalo udah denger lagu galau pasti galau -,- gatau deh, nikmatin aja lah.



Senin, 16 Desember 2013

Intinya "Hujan"

Disini gue bakal nunjukin, deskripsi tentang sesuatu..
Gimana caranya kata "hujan" itu bisa jadi sebuah paragraf..
Ini terkadang berguna, biar tulisan jadi panjang..


" Langit kelabu, mulai menyalakan sirinenya kepada angin dan rumput agar mereka segera bersahutan menyambut jutaan zat cair darinya. Angin menggoyangkan rumput dan sempat berbisik kepadanya bahwa beri tahu alam, bersiaplah untuk mendesir dalam basah. Raja mendung tidak mau kalah, ia mengkristalkan hawanya memancing petir yang menyala-nyala bak kembang api yang maha kilat. Ramai menjelma menjadi suatu kesibukan yang berujung sepi, semua berlindung seolah menghindari, ada yang ketakutan dan menutup diri, ada yang rela melompat-lompat tak sabar dengan fenomena alam yang lumrah ini. Pohon semakin atraktif, pertanda manusia telah sepenuhnya sadar apa yang akan terjadi. Semut dan belalang sudah menemukan daun terbaik sebagai naungan. Kayu-kayu segera dinyalakan sekedar untuk menghangatkan, dan masih banyak manusia yang memang pasrah akan buih nasib mereka. Air langit turun tanpa ada yang menghitung, iya menyentuh apapun yang ada dibawahnya, memberi rasa yang lain, meleburkan diri hingga pada akhirnya tanah sebuah bentuk penerimaan terakhir. Sore itu, senja telah tertelan oleh hujan."

Nah jadi panjang kan? hehehehe.
padahal itu intinya hujan cuma hujan , dan 1 paragraf itu bisa digantiin sama 

"Sore ini, hujan turun" hahahah

emang sih bertele-tele tapi, tanpa kalian sadari terkadang itu penting loh dan berguna..
contoh sesatnya kalo uas, dan dosennya mengharuskan kita menjawab dengan panjang.. ya kita panjangin aja dengan deskripsi..
semoga membantu wwkwkwkwk

Minggu, 15 Desember 2013

ini gue lagi ngejalanin pelatihan tentang lay out nih, gaya kan? hehehe
jam segini sih enaknya bobo cantik :(
hari Minggu disaat orang lain terkapar menikmati tontonan tv yang variatif, yang rame dan seru, lah gue sibuk menata masa depan *acieeeeee* *polontong*
jadi ternyata nih gue kasih tau ya apa yang gue dapet sekarang,

ternyata tata letak atau lay out waktu bikin koran tuh nggak segampang nata gelas di meja coy,
banyak istlilah, jangkar.. apa itu jangkar? hmmm hayu googling jangan manja.
standar lay out ternyata udah ada dari sononya,
head line, sub rubik, tulisan dua kolom, logo type, jangkar tiga kolom, banyak lagi unsur yang memenuhi koran itu guys. Banyak pertimbangan dari redaktur sebelum semua tercetak, ada indeks (identitas dari koran) yang nggak bisa dihilangkan begitu saja, setiap koran pasti punya ciri khas nya masing-masing kan #terus nggak tau gue cuma nyalin apa yang narasumber omongin kan rajin.
lay out berbentuk L tidak bisa di ganggu gugat karena sudah menjadi identitas dari koran itu sendiri..
mengenai huruf juga mengalami pertimbangan-pertimbangan, ada yang bodoni, frank gothic, ada yang lain, boleh saja menggunakan banyak jenis huruf tapi aspek terbaca atau tidaknya harus di perhatikan. Frank gothic cenderung modern, aspek keterbacaan frank gothic lebih jelas dibaca dibandingkan bodoni :) ngerti kan? #kriiik
Hierarki???? apaan tuhhh
sejauh mana ilustasi berperan dalam satu lay out koran? nah ini jawabannya :

 1. selain foto memuat ilustrasi, info grafis berupa tabel, grafik, hal-hal lain selain foto deh pokoknya mah.
2. mulai lapar dan konsumsi lenya tak tersisa
3. Kalo di Pikiran rakyat edisi Minggu temanya berbeda dengan edisi harian, Minggu lebih santai sehingga desainnya lebih ekspresif, banyak foto dalam satu halaman. Dari hurufnya juga lebih bervariasi. Menghindari huruf yang kesannya kuno seperti Bodoni cenah kesannya kuno cenah, anda kuno? berarti anda pula bodoni (hhahhh???) makanya pake varia dari franking gothic #entah nulisnya bener atau salah#
4. Warnanya juga lebih variatif, beli deh koran Minggu perhatiin pasti tulisannya banyak warna, shading ke arah in frmal.
5. Logo dan dub judul pun memakai variasi warna, peletakannya lebih atraktif.
nyadar ngga sih? gue malah baru nyadar sekarang, perbedaan koran Pikiran Rakyat edisi Minggu sama edisi harian.. ternyata tanpa kita sadari, lay outers itu bekerja keras di atas hari-hari dalam edisi koran.
6. kalo biasanya edisi harian stadar kolomnya7 di hari Minggu lebih bebas lagi, bisa disesuaikan, dan tidak baku :o tekhnis banget teryata.
7. Mulai cape ngetik nih
8. dari mulai foto juga ngga "blekkk aja" serius narasumbernya bilang gitu, nahh fotonya di crop dikasih gradient di photoshop and finally looks more fleksible.
9. karena koran harian itu lebih baku dan formal, makanya kreasi itu kebanyakan di hari minggu
10. foto bisa berbentuk realis, digital dan sketsa. Hoammm
11.Mulai ngantuk

ternyata di rubrik olahraga hari Minggu juga gambarnya lebih ringan lebih bergerak bebas sesuai alur (?)
pokoknya nggak cuma kotak doang gituuuu. Liat gera di edisi Minggu mah si gambar pemain bolanya di crop sebadan-badan kalo yang edisi harian mah kan kotak doang, ya ampun -,,- ribet ya koran doang :'
"kita bisa berkreasi di bagian suplemen" suplemen??? kriikkk.
wah-wah-wah berguna kan mentemen? jadi lebih luas kan pengetahuan tentang korannya?

katanya kalo ngelay-out ada 2 sesi, ada yang sesi siang sampe jam 5 nah kalo yang malem dari jam 4sampe jam 9 :o
ada 3 sesi, sesi 1 biasanya halaman depan, pada malam hari oleh bagian malam .. sesi 2 sama 3 gakecatet lupa malah ngelamun :(

nah ada yang nanya namanya Nurul Nurjanah
"Kalo kata bapak tadi kan kalo ngelay out bisa dari software apa saja kan? nah untuk menyatukannya saat dicetak bagaimana?"
jawabannya, adalah pake PDF dungs.Its simple, hayu bikin koran (?)

Fasha nanya,
"Kalo template standarnya diganti-ganti tiap hari?"
jawabannya, iya sudah ada standarnya kami hanya mengganti tanggal nya saja.
Gue lupa nama pematerinya, pokoknya dia lay-outers PR deh dengan ciri fisik : kriting, gigi kelinci yang menawan, dan lain-lain.

Ka Haidar
"Kenapa dalam suatu koran ada judul-judul yang berbeda-beda, apakah itu menentukan mayoritas berita itu penting atau tidak?"
jawabannya karena itu hierarki, jadi memang ada yang di buat besar sedang dan kecil #krik.

"Redaksi kurang kata, ternyata pas dimasukin ke template itu kurang dan bagaimana caranya?"
jawabannya itu main di foto, dimana kita bisa memperbesar dan memperkecil foto-foto yang kita taruh. Kalo teksnya kurang fotonya kecilin, gitu deh pake logika :)

"Font tulisan dalam koran, boleh beda-beda atau sama semua?"
jawabannya, kalo harian udah standar, pembedaan penggunaan huruf di setiap halaman juga bisa beda-beda, kalo headline pake frank gothic, jarak katanya juga bisa dirubah, kalau perwajahan Pikiran Rakyat isinya pake huruf Bodoni..

kalau ada yang mau ditanyain lagi, parmaali@gmail.com yaaaa :) selamat siang...




Nih pagi-pagi gue kasih lagu,
buat semua orang yang lagi sangat mencintai seseorang..

Make you feel my Love nya Adele!!!

When the rain is blowing in your face
Ketika hujan membasahi wajahmu

And the whole world is on your case
Dan seluruh dunia menyalahkanmu

I could offer you a warm embrace
Aku bisa memberimu dekapan hangat

To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku


When the evening shadows and the stars appear
Saat malam membayang dan gemintang bermunculan

And there is no one there to dry your tears
Dan tak ada yang mengusap air matamu

I could hold you for a million years
Aku bisa mendekapmu jutaan tahun

To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku


I know you haven't made your mind up yet
Aku tahu kau belum memutuskan

But I would never do you wrong
Namun aku takkan pernah mengecewakanmu

I've known it from the moment that we met
Aku tahu sejak pertama kita jumpa

No doubt in my mind where you belong
Tak ada keraguan di sisiku lah tempatmu


I'd go hungry, I'd go black and blue
Aku rela menahan lapar, aku rela kesakitan

I'd go crawling down the avenue
Aku rela merayap di jalan

No, there's nothing that I wouldn't do
Semua rela kulakukan

To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku


The storms are raging on the rolling sea
Badai mengamuk di lautan yang bergulung

And on the highway of regret
Dan di jalan penyesalan

Though winds of change are blowing wild and free
Meski angin perubahan bertiup liar dan bebas

You ain't seen nothing like me yet
Kau belum melihat yang sepertiku


I could make you happy, make your dreams come true
Aku bisa membuatmu bahagia, membuat mimpimu menjadi nyata

Nothing that I wouldn't do
Semua kan kulakukan

Go to the ends of the earth for you
Pergi ke ujung dunia demi kamu

To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku


To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku
Aku sangat mencintai ibumu, adikmu, kakamu dan ayahmu..
Aku sudah seperti bagian dari mereka..
Saat ibumu menanyakan kabar, aku bahagia. Rupanya beliau tidak melupakan aku
Cintaku untuk keluargamu, sudah tidak perlu diragukan lagi. Mereka keluarga kedua bagiku.
Namun, disaat ada pertanyaan bagaimana denganmu sendiri? aku masih terdiam.
Sekali lagi, sudah berapa luka yang aku ukir di hatimu?
sudah berapa banyak kekecewaan yang kau dapatkan?
aku tidak mau mengulang semuanya
Cukup aku merasakan hal yang sama seperti yang kau rasakan, aku tidak mau lagi merasakan itu, maka aku tidak akan memberimu perasaan itu lagi.
percayalah seiring waktu, semua itu akan padam.
Akan ada sejuta wanita yang jauh lebih baik, aku seseorang yang biasa dan sangat biasa untukmu.
Cari yang lain yang lebih pantas dan tidak pernah sekalipun menyakitimu..
Aku percaya kamu mengerti. Tinggalkan aku jika maksudmu ingin kembali, dekati aku sedekat mungkin jika maksudmu ingin bersaudara denganku..
Jangan terjebak bersama nostalgia kita, telah lama itu beranjak pergi, kamu punya masa depan yang lain, dan apabila Tuhan mengatakan Ya kita berjodoh suatu saat nanti, itu masalah masa depan. Dan masa sekarang adalah dimana kamu harus pergi meninggalkan rasamu itu, aku hanya sepenggal masa lalumu yang entah kau anggap berharga atau tidak..dan jika kau mencari yang lain, jangan ada bayanganku dibalik wanita itu, wanita tercipta sebagai makhluk yang berbeda satu sama lain, jangan bandingkan aku dengan yang lain. Jangan jadikan aku fatamorgana untuk berpetualang kembali, lepaskan aku menjadi uap yang mungkin dimasa depan akan mengembun kembali. Aku tau kamu bisa....
Aku sangat merasakan rasa yang tulus darimu, tapi sekali lagi aku tidak ingin menjadi penggerus hatimu saja.
Aku ingin kamu bahagia, jangan lagi menyakiti hatimu sendiri, jangan lagi..


Salam Rindu

@atarinslet lagi terbang..

Hi ata! let's reading my own blog, this is posting for you..
and I'm trying to use english language with a bad grammar ever after (?)
Ata I heard you'll fly to Pinang by naga ups plane? yeahhh you were send whatsapp to me a few minutes ago, and you lose.. lose because you turn off your phone. Why? Ataa... be there ataaa, dont leave me alone here :'
I can show my tears just to you, I can be a real my self when I'm telling you about my feeling. And you always know what I feel. And you know about my heart . And now you let me go.. must I hidden my tears again? so  tired Ata. But be pattiently, right? you don't leave me for a long time. I'll miss you..
Take care and have fun with your boy :)) Ms.Sapta!!
Don't forget about something from Pinang wkwkwk

Sabtu, 14 Desember 2013

Kisi-kisi UN 2014

nahh loh kenapa judulnya itu? biar banyak yang ngunjungin blog gue :p
nggak kebayang wajah mereka kaya apa ketika baca judulnya Kisi-Kisi UN 2014 dan pas mereka buka ya kaya gini, Zonk!!! hahahah jail dikit boleh keleus, daripada lo stres terus mikirin UN duhhh udah nggak jaman, jadi mending baca tulisan gue mengenai cinta, ya trending topic sepanjang masa bagi manusia yang hidup di bumi, entahlah apa kabar yang ada di mars, yupiter, saturnus, dll. kalo ada kehidupan disana, kaya gimana ya? apa bentuknya ya? apakah mereka sama merasakan cinta? apakah cinta di planet lain lebih baik daripada di bumi? bawa gue kesana kalau jawabannya ya!!! lah gue jadi dapet ide cerita bikin film yang menggambarkan cinta di Mars, fantasi bahwa kehidupan cinta di Mars itu sangat jauh beda di Bumi, apa perbedaannya? coming soon deh hahahaha.
seperti tulisan ini yang tanpa EYD, duhh kenapa nge-posting di sini tuh nggak otomatis huruf gede dan kecilnya, gue tahu ini nggak baik, tapi tulisan ini hanya atas dasar keisengan semata kok.
Jadi sekarang cinta itu apa? #krik
Bukankah manusia selalu tercipta atas dirinya masing-masing, bukan sebagai orang lain.
Bangga terhdapa diri sendiri itu hal yang patut dibiasakan.
Membanggakan orang lain itu mudah, membanggakan diri sendiri itu yang tabu.
Bangga terhadap diri, bukanlah dengan  mengeksplore siapa saya dimana-ana dengan obralan kata tanpa diskon,
tapi menancap pada hati, bahwa saya bangga karena saya bisa, karena saya adalah saya yang tidak ada yang menyamakan, saya adalah sesuatu untuk orang lain.
Menyadari potensi diri itu, bisa menimbulkan kepercayaan diri.
Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain, karena tidak pernah ada yang tahu bila sisi hitamnya orang lain adalah sisi putihnya saya. Begitupun sebaliknya.
Jadi apa alasan untuk merendahkan diri sendiri?
Setiap orang diciptakan berbeda-beda, bagaimana kita bisa menilai orang lain apabila kita sendiri tidak sepenuhya tahu apa kekurangan diri sendiri. Yang pasti, kekurangan itu bukan alasan. Lumrah sekali manusia memiliki kekurangan, coba tunjukkan siapa orang yang selalu menilai orang lain rendah dan buruk? itu hal paling bodoh, karena sesungguhnya dia meneriaki dirinya sendiri. Kita tidak punya hak utuk merendahkan orang lain, kita ditakdirkan sama rata sebagai Makhluk Tuhan Paling Mulia yang diberikan akal dan pikiran yang berbeda-beda.
Dengan timbulnya rasa bangga, niscaya kita bisa membiasakan untuk menghargai, dengan budaya menghargai atau apresiatif, kita akan mudah sekali untuk dihargai, dan bagaimana rasanya dihargai itu? luar biasa, seperti semakin hidup dan berarti.

Senin, 09 Desember 2013

Bandung dari lantai 7 Pasar Baru, make kamera BB yang burek nggak ketulungan tapi bersyukur ketang, siapapun anda pembaca blog ini yang mau jadi donatur SLR untuk Aida hubungi saja saya di @aidanurhidayah1 atau instagram @aidannh wkwkwkwkkw. 
dan di tengah hiruk pikuk Pasar Baru, kerap kali kita melupakan sosok-sosok yang sebenarnya sangat berjasa, siapa mereka?


mereka adalah ojeg payung di sekitar gedung Pasar Baru, itu sebenernya gelap banget fotonya makanya gue kontrasin sampe full alhasil efeknya ko kaya siang-siang (?) intinya itu sebenernya hujan deras banget. Mereka lah pejuang-pejuang pinggir kota Bandung, alangkah mulia pekerjaan mereka sesungguhnya mereka adalah sosok yang sering diabaikan. Dibanding pengemis gue lebih mengapresiasi mereka, mereka senantiasa menawarkan payung untuk orang-orang, padahal mereka sendiri kehujanan. Mungkin memang demi memperjuangkan rupiah dan keluarganya, mereka rela seperti itu. Lalu renungkanlah, megahnya Bandung tak luput dari sosok-sosok kecil seperti mereka. Apakabar kita semua yang selalu di beri keteduhan tanpa susah payah? masihkah kita bersyukur atau sudah terlalu kufur nikmat, adakah kita menikmati perihnya air hujan seperti mereka demi mendapatkan 5000 saja? rasanya tidak. Tanpa meminta pun kita sudah diberi uang, uang yang datang menghampiri kita dengan sangat instan. Pikirkanlah posisi orang kecil itu, tidak menutup kemungkinan roda berputar, adakalanya kita akan merasakan seperti itu walaupun dengan keadaan yang tidak sama dengan level yang berbeda. Belajarlah dari posting gue ini, bahwa uang itu ternyata tidak seinstan selama ini, masih banyak mereka.. sang ojeg payung.. yang berteriak mengalahkan bunyi hujan yang deras, dengan keringat yang bercampur dengan air hujan, kedinginan karena payungnya harus ditadahkan agar ada yang mau menggunakan jasa mereka, mengahmpiri pengunjung dan mobil-mobil pinggir jalan. Terkadang kita melupakan sepenting apa mereka, keberadaan mereka masih kurang dianggap, gue sedih ketika cuma bisa motoin mereka secara diam-diam. Gue sendiri yang mematung ngeliat teriakan mereka, gue sendiri yang melihat raut wajah lelah mereka saat pengunjung tidak peduli akan mereka, gue yang sendiri pun nggak tau harus gimana, yang jelas Tuhan mentakdirkan manusia secara adil. Gue yakin mereka semua pasti menemukan kebahagiaan mereka masing-masing. Thank's ya pak ojeg payung, yang udah buat gue sadar. Bahwa kesedihan gue, kesepian gue hari ini nggak ada artinya dan cuma secuil dari perjuangan kalian semua..:)


Ini foto jepretan gue, pake cameranya @mrusdan hehehe, ini pemandangan Universitas Pendidikan Indonesia, dari lantai 6 gedung FPIPS ruang 31 prodi Ilmu Komunikasi. SubhanAllah ya, indah ternyata, kemegahan Al-Furqan dan gedung disekitarnya dihiasi oleh awan yang abstrak dan kabut yang menyelimuti gunung.. Gue bangga jadi mahasiswa UPI.


" Sayang, coba kamu liat mata aku.. terus ikutin arah mata aku memandang, liat kan? apa? kamu liat apa? iya itu menara Masjid Agung, kita harus kaya menara itu, berdiri tegap sama tinggi dan sama rasa. Apa yang dirasain sama menara yang satu, pasti dirasain juga sama menara yang satu lagi :' kita harus kaya gitu ya sayang, tegar dan tetep berdiri kokoh, meskipun banyak angin kenceng, meskipun banyak hujan dan petir yang menghadang tapi kita tetep sama-sama. Kalau kamu roboh aku juga harus roboh, begitupun sebaliknya. Kita harus menjulang dengan tujuan kita, tujuan yang bermanfaat bukan untuk kita ajah, tapi untuk Bandung bahkan Indonesia. Kamu harus tetep kuat yah, kalau kamu kuat aku juga kuat. Meskipun banyak menara lain yang lebih indah dan tinggi atau gedung-gedung lainnya yang lebih besar tapi mereka cuma sendiri, kita bakal terus barengan, nggak peduli apa kata dunia, kita tetep bertahan dengan segala kondisi. Karena kita 2 menara yang terlanjur dipasangkan oleh Tuhan. "




Bandung makin panas *duduk di pinggir setrikaan* 
numpuk banget dan akhirnnya beres nih baju-baju kusut duhhh ..



terus apa hubungannya dengan foto diatas? kepencet :( gue lagi iseng liat foto dan kepencet mencet upload dan kepencet ngatur tata letak ditengah :(
ebuset itumah bukan kepencet namanya, dimana tuh foto? di parkiran Baltos yang paling atas..
ngapain lu disana? sendirian? Menurut L? lah kalo gue sendirian siapa yang moto? ya gue lagi pengen menyepi sambil liat pasopati disana, siapa tau pasopati bisa ngasih gue senja yang ajaib
iyayah gue lupa, terus kenapa gayanya kaya gitu? ya kayanya gaya itu ngelambangin hidup gue deh, bebas terbang menyeringai (?) ya keren aja we efek revitasinya yey



kalo yang ini maksudnya apa? ko lo kepo banget sih, iya itu ekspresi polos lugu dan manja mempertanyakan sesuatu yang nggak pernah gue nemu jawabannya tapi bakal gue cari (?)
ko gue pikir lo mirip gita gutawa ya? iya dong banyak yang bilang ko lo orang yang ke 112233 yang bilang gitu hehehe




Minggu, 08 Desember 2013

What a sad beautiful tragic love affair..

"Despite my empty mouth the words are in my mind
Please wear the face
The one where you smile
Because you lighten up my heart when I start to cry"

"Please wipe that look out of your eyes
Simply it's tiring"

"This love has dried up and stayed behind
And if I stay I'll be a lie
Excuse me first love but we're through"

"I need to see your face
I need to understand
Why you and I came to an end"

"This is the last time I'm asking you why
You break my heart in the blink of an eye, eye, eye 
and you said I lack desire

"I'll let you go, I'll let you fly"

Jomblo itu..

Jadi jomblo itu nggak enak, kenapa?
banyak yang ngechat dan gatau mau diladenin nggak tau nggak (ini namanya so laku)
kalo nggak dibales, daripada nggak ada kerjaan mending dibales (ini namanya labil)
mau perhatian, tapi perhatian kesiapa (ini namanya bingung)
banyak yang merhatiin, dan ngingetin tapi nggak jelas dia itu siapa gue (ini so laku juga)
pengen bilang selamat pagi, siang, sore, jangan lupa makan, shalat, hati-hati dijalan tapi harus bilang kesiapa (ini namanya kasian)
pengen merhatiin satu objek yang pasti setiap saat, tapi nggak tau ke siapa (tetep bingung)
mau belajar sifat seseorang, mau bikin senyum , mau romantis, mau gombal tapi kesiapa.. (mulai lapar)

tapi jadi jomblo juga enak banget, kenapa?
bebas, banyak waktu untuk sendiri, nggak usah kenal sama yang namanya cemburu dan khawatir.
lebih bisa ngeksplore diri, deket sama siapa aja nggak masalah, nggak usah jaga perasaan, nggak usah cape-cape peduli sama kata setia, nggak ada beban galau, nggak ada lagi ikatan, semua terserah gue mau apa dan kemana, nggak akan ada yang nanya dan perhatian sedetail mungkin, nggak ada yang larang buat ngelakuin yang kita mau, jauh dari kata karma, serasa dunia milik sendiri, lebih deket sama hal-hal yang sebelumnya jauh..

so hidup itu pilihan, jomblo nggak jomblo tetep berpeluang bewarna atau flat, tergantung diri lo sendiri..

Bandung Berisik TKI kapan berisiknya?

Ada acara Bandung Berisik, yang diisi sama band-band keras yang nontonnya juga dandannnya mainstream abis.
Nah Taman Kopo Indah kapan berisiknya? ko tiap hari sepi, ini komplek atau kuburan.
yang ada cuma suara bunyi angin atau beberapa pedagang yang sudi mampir, disini individual banget semuanya memikirkan kehidupan masing-masing..
nggak ada ibu-ibu ngegossip yang kaya di sinetron-sinetron itu nggak ada,
mati lampu sama nggak pun nggak ada perbedaan, bahkan ada tetangga yang meninggal pun baru tahu nya esok pagi,
entahlah mungkin karena perbedaan ras dan agama, kalau disini mayoritas Islam pasti komplek ini akan seindah sinetron Tukang Bubur, ramai dan hangat.
Buat masa depan lebih baik mendiami perumahan yang ramah dan sederhana ketimbang disini, solidaritas yang masih minim..

Pasar Baru Sampai Bodo

“Ai gue sekarang kerja kelompok” kata Momon di Whatsapp yang gue terima sekitar pagi-pagi. 
Gue yang lagi duduk santai bermandikan gorengan dan film kartun plus BBM Twitter, juga Blogger tapi Facebook juga nggak ketinggalan (ebuset keren nggak tuh) sontak langsung menaikan sebelah alis kanan gue yang membuat gue semakin mirip Taylor Swit (krik) gue berkata dalam hati,

“Ya terus Mon?” gue harus gimana gitu ya, ngapain juga dia laporan di hari Minggu pagi kalau dia mau kerja kelompok di kampus, sombong banget gitu ya ada kerjaan, tapi ehh tapi 5 menit melamunkan itu, otak gue bercahaya sinar mentari pagi yang semakin nakal menyeruak kedalam sela-sela pager dan memaksa masuk lewat jendela dan fentilasi rumah gue,

“Mati aja gue, memory card Momon ada di gue” gue ngomong gitu dengan mimik wajah yang cemberut dan malah mirip Gita Gutawa (krik) gue inget sekarang ngapain Momon harus lapor itu, dia mau kerja kelompok bikin film pake kamera (yaiyalah masa bikin film pake tangan, eh tapi kan pake tangan juga kan kalo nggak ada tangan kamera di pegang siapa, eh tapi ada tripod *nulisnya bener nggak ya* eh tapi kan tripod juga pake tangan dipasangnya, stop cukup) dan memory 16 giga (harus gitu ya disebutin nominal angkanya? Harus biar gaya dan panjang tulisannya) ada di gue, gara-gara kemarinnya lagi gue pinjem mau copy foto.
Otomatis, mood Minggu gue yang cerah kaya kuning langsung berubah jadi kuning tua karena menghadapi kenyataan gue harus melaju, menerawang, menembus angin Minggu pagi, ke kampus.. di Setiabudi, di deket Lembang, entah itu Bandung mana tepatnya yang pasti jauh dari rumah gue.

“Hufttttt...” hanya suara itu yang keluar dari bibir pagi gue, menenteng handuk dengan muka pengen makan gorengan lagi, gue mandi gue buka (ehhhh masa iya gue ceritain adegan mandi sich) gue siap-siap apa adanya, adanya Aida dan Cuma Aida. terus gue sempetin On dulu biar makin gaya dimata dunia blogger, dan Momon kayanya belum mandi, gue curiga karena teks whatsapp dia mengeluarkan gairah bau (apasich xamoe A1dh4). 
Yaudah gue nulis dulu, dan akhirnya jam 9 lebih gue bergegas menuju naga gue, si putih yang belum dicuci berbulan-bulan, si putih yang spionnya malah gue pake buat ngaca dan benerin kerudung dijalan, si putih yang lampu depannya entah hidup atau nggak, si putih ya si naga putih gue yang selalu menemani gue, yang mungkin kalau dia hidup dia bakal bilang,

“Gue bosan!!! Gue mau bebas!! Gue capek nyasar mulu, gue udah lelah hidup buat ditunggangi lo, lo selalu telat isi bensin, parkir dimana aja, dan suka lupa sama kunci gue, mau sampe kapan? :” gue suka sakit hati kalo ada motor warna kuning berjejer di samping gue, lo malah memuja motor itu, jadi siapa sih motor lo sebenernya? Pilih dia atau aku hah? (sebentar ko aneh ya) lo harusnya peka, gue pengen dimandiin, lo harusnya tau kapan gue harus di service dan ganti oli, untung ada babeh lo yang masih perhatian sama gue :’ tega ya.. awas lo ya!!! awasss!!”

Serem juga , untung dia nggak bisa ngomong, apa jadinya kalau benda mati yang gue punya bisa ngomong, gue yakin semua demo hehehe. Dan akhirnya dengan semangat weekend gue melaju dengan kecepatan dibawah 60 km per jam, dan Bandung sepi coy sepi, yaiyalah dimana-mana manusia cerdas itu diem dirumah bersama keluarga tercinta saat libur tiba, lah ini Momon sosoan kerja kelompok (ehhh syalah). Yah lampu merah demi lampu merah gue terobos eh maksudnya gue lewatin dengan anggun sambil nyanyi-nyanyi

“Oh yuuu yu turn mai hol laik so blu drawning mi so dip, ai jas ken rid mai self egein” tetep sih lagunya galau, masa iya gue nyinden jadi lagu galau emang ngebuat gue ngerasa hidup men. Kadang gue nikmatin perjalanan panjang gue dengan melamun dijalan, melihat orang alay yang ngubah plat mobilnya jadi antik (ini sih namanya sirik jadi di bilang alay, yah alay teriak alay) atau gue kadang denger percakapan orang-orang yang bervariasi dari ngomongin pasangan yang ngebuat gue suntuk, atau ngomongin hutang kehidupan. Atau gue juga kadang bikin keanehan sendiri, gue klakson orang yang nggak bersalah, gue senyumin penumpang angkot yang lagi duduk di belakang, gue teriak kalau lagi ngantuk, so what siapa peduli, dijalan nggak akan ada yang ngenalin gue, berjaket tosca bersarung tangan kuning dan masker pokemon, nggak ada yang tahu itu gue jadi buat apa mikir mau malu-maluin heheheh.
Dan akhirnya nggak kerasa banget udah nyampe pom bensin UPI dengan manis-manis manja gue ngeluarin HP dan Momon masih dijalan,

“Mon dimana?”
“Monn gue udah di depan pom bensin, Mon bales Mon cepet Mon... Mon...Mon” entahlah tidak ada yang dibales, dia kemana dia kemana dia kemana. Gue bingung mau gimana, gue udah janji ke babeh buat balik jam 12 gara-gara motor mau dipake ke undangan. Akhirnya gue ke UPI, ke parkirannya dan ngasih memorinya ke Rizky Ho temen Mon, ada yang jomblo? Mau gue combangin sama dia? Mention gue dengan hastag #jodohingue hehehe.

Dan setelah gue ngasihin memori, gue balik arah lagi, gue ngomong dalem batin,

“Ini udah? Gue kesini cuma ngasih itu dan pulang” tersirat rasa sayang bensin, tapi itu sebentar. Semakin panasnya matahari semakin ngebuat gue berpikir cemerlang, gue tahu apa yang mau gue lakuin, gue menuju pasar baru buat hunting sepatu kuning, udah lama gue incer tapi selalu dilarang sama mamah karena warnanya norak. Masa bodoh sekarang gue belanja sendiri dengan uang hasil korupsi kebaya ade gue hahahaha asem. Dan seperti biasa gue salah belok dan nyasar, pasar barunya kelewar dan gue balik arah muter dulu ke daerah asing, dan gue nemu angkot merah yang ada tulisan pasar barunya, oke ini keberuntungan dan gue jadi penguntit ntu angkot, angkot berhenti otomatis gue juga berhenti nunggu dia jalan lagi, gue bisa baca ekspresi supir liat ulah gue. Dia berpikir plat motor gue kan D masa iya nggak tau pasar baru, nahloh. Tapi gue nggak peduli dia kan nggak kenal sama gue. Dan akhirnya pasar baru udah di depan mata. Gue parkirin, dan banyak orang, dikira gue pasar baru Minggu sepi #plak gue inget-inget tempat parkir gue meskipun nantinya pasti lupa, pencarian jodoh ehh pencarian sepatu kuning dimulai...
Dari luar sampe dalem gue arungin, nggak nemu. Banyak warna alay, nggak ada warna kuning. Sampe akhirnya gue nemu!!!

 Dan jrengggg harganya bo harganya :” mahaaaaal aaaarggghhhh. Gue bingung apa gue ngumpulin sampe uangnya cukup atau gue beli sepatu lain. Akhirnya dengan rasa cape yang menggelitik, gue telusuri semuanya. Akhirnya sebelum pulang gue berlabuh pada suatu toko sepatu yang ngejual sepatu (yaiyalah gue timpuk juga nih) dan milih lama, ada yang bercorak kuning harganya pas dan gue udah sumeringah setengah mateng tapi nggak ada ukurannya!! Aaarggghhh. Akhirnya gue pilih yang murah aja biar nggak nyesel udah jauh kesini, gue beli warna kulit gitu dan entahlah yang penting gue ada hasilnya hari ini. Nggak Cuma bolak-balik tanpa hasil. Pasar baru memang ramai, jangankan cari jodoh, cari sepatu aja susahnya minta mati. Banyak ibu-ibu yang lagi adu jatos ehh adu tawar sama pedagang, ada yang lagi mainin lift, ada yang teriak-teriak
“Boleh mbaaa bajunya mba, boleh mbaa kaosnya, bleh mba dalemannya, boleh mbbaaa”

“Dijual yang lemarinya sempit yang bajunya kebanyakan, gantungan-gantungan tinggal geser langsung beres”
“Yayayaya model baru model baru jam antik, gaul, murah bisa dipake bisa di pake”

Riuh banget dah, dan gue udah jadi ibu-ibu ekonomis yang belanja disana, Cuma ibu-ibu pinter atau anak muda yang nggak hedonisme yang bisa belanja kesana, karena orang biasanya males buat berdesakan mending ke mall. Padahal barang mall itu berasal dari sini, jadi gue bangga coy. Siapapun suami gue, gue nggak akan nyia-nyiain gajih lo buat beli barang yang mahal, tenang aja ya sayang hahaha.


Oke perjalanan pulang pun dimulai, nggak pake nyasar lagi. Dan ketika nyampe di daerah kopo gue menemukan segerombolan besar anak marjinal, yang rambutnya kaya landak dan bajunya oblong itu, mereka berjalan menyebar disisi jalan. Mungkin mereka lagi jalan-jalan (yaiyalah) orang disekitar keliatan banget sinis sama mereka, padahal apa salah mereka, itu kan style mereka. Mereka sama aja kaya artis cantik yang memilih memakai baju terbuka, terus kenapa nggak artis cantik nggak di sinisi? (sinisi??) terkadang masyarakatlah yang memandang rendah apa yang sebenernya tidak mereka ketahui. Memandang tinggi untuk sesuatu yang mereka baru ketahui luarnya saja. Seperti cantik diliat dari hidung dan body, padahal cantik itu kan luas. Hmmmm yaudah sih, yang penting sekarang gue nyampe rumah dan bisa nyantai abisss hahahah. Happy Holiday!!!!! 
sebentar, dipikir-pikir *sambil garuk-garuk idung*
kalau gue lagi galau dan nulis langsung, ko kesannya menyedihkan banget yah wkwwkwk
kaya yang didramatisir, berlebihan dan hancur padahal biasa aja sih mungkin permainan diksi nya yang agak sedikit ada efek aquamerin (diksi efek akuamerin(?) )
aduhhh kayanya itu udah bawaan :)
ketika nulis pake mood sedih ya yang ketulis kaya gitu, ketika lagi seneng ya kaya gitu juga (loh)
hahahah mengkaji nih lagi mengkaji, bisi salah nulis :(
tapi ngapain takut salah -,-. blog gue suka-suka gue.
ada ya orang jadiin blognya sebagai buku harian, yang dibaca dan ditayangkan udah 5208 kali (sombong sih emang tapi ya pamer dikit boleh kali)
gue gatau siapa yang jadiin blog gue langganan kaya koran, gue gatau siapa yang masih suka baca hahaha
yang jelas, yang masih suka baca makasih ya :)
pelajari aja mungkin tulisan gue bisa jadiin lo tau lebih tentang karakter gue :)
dan ketika blog ini mendunia, lo adalah salah satu pembentuk pondasinya :) aamiiin