Mungkin hanya disini tempatku untuk bisa menyampaikan setengahnya dari segalanya yang ada dalam benakku.
Tentang rasa terimakasihku kepada Tuhan, dan kepada para hambanya yang ditakdirkan untuk hidup didekatku dan memberi arti yang dalam khususnya untuk hari ini.
Ada apa hari ini? biasa saja, 26 Maret 2014 bukan? tidak ada perayaan internasional atau nasional yang meriah dihari ini, namun sangat lain bagiku. Hari ini umurku 19 tahun, semalam kemarin rasanya jok motor yang ku naiki semakin empuk, rupanya itulah terakhir kali aku menduduki jok tersebut di umur 18 tahun. Kemana angin malam membawa karbondioksida yang terakhir kali aku keluarkan di umurku yang 18 tahun itu? semua berlalu karena memang harusberlalu.
19 tahun sudah aku hidup, udara pagi yang kuhirup di awal umur baruku terasa bebas. Aku seperti lahir kembali untuk kehidupan selanjutnya yang tidak akan semakin mudah. Tentu saja, hari ini spesial sekali, teramat sangat spesial. Dalam duniaku yang baru, dunia kampus, rupanya ulang tahunku dianggap penting oleh sebagian rekan, sahabatku. Mereka merayakannya dengan do'a dan pengorbanan, sungguh sebangga-bangganya aku ialah ketika ada orang yang sudi mengingatku dalam kesusahan mereka, mengingatku dalam kesibukan mereka, dalam sekali.
Mereka adalah hamba terbaikNya kelak di syurga, aamiin, tolong dengarkan aku ya Tuhan, dan kabulkanlah perkataanku tadi. Ibuku, yang sejak pukul 01.00 dini hari telah sibuk di dapur, aku heran. Tidak biasanya malaikatku itu memasak sepagi buta itu, dalam tidur aku masih bisa mendengar dengan jelas, bagaimana beliau sedang memotong bawang, mengulek bumbu, dan tercium aroma nasi kuning dan opor ayam pukul 05.00. Mengapa harus sepagi itu? dan ketika jam 04.00 aku terbangun dan memainkan laptopku, ibuku menghampiriku dan mendo'akanku, cukup lama dan mencium keningku, Tuhan.. dengarkan doanya.. kabulkan jika itu sumber kebahagiaannya.
Dan alasan mengapa ibuku memasak sepagi itu terkuak, tak lama pukul 05.00 aku bergegas mandi karena kuliah pagi, dan saat hendak menggosok gigi, adikku mengusikku untuk segera keluar dan menemui temanku yang datang kerumah, aku kembali mengenakkan pakaian dan membatalkan acara mandiku yang hampir khusyuk itu. Benakku berbicara bahwa itu adalah sahabatku Rizka, namun ternyata dia adalah Viana.. dan dibelakangnya adalah Alif yang sudah berdiri tinggi menenteng kue bolu bernyalakan lilin api 19 tahun, sungguh. Aku tidak percaya mereka sudi untuk datang, aku merasa lahir lagi karena bahagia. Tak lama, benar saja Rizka datang dan membawa kue dan kadonya, yang berisi baju dan jilbab yang sangat menarik dan tidak sabar aku kenakan, baiklah aku benar-benar merasa dipentingkan.
Mereka datang shubuh sekedar mengucapkan selamat ulang tahun dan memberikan kue, hal sederhana yang menurut mereka mudah dilakukan, namun sekaligus hal paling dalam yang aku rasakan.
Aku tidak pernah menebak bahwa hari ini akan semelankolis ini, aku bahagia.
Dan kejutan tidak berakhir sampai demikian, ada lagi, segerombolan hamba Allah yang benar-benar gila, yang baru aku kenal namun aku bisa merasa dekat sekali dengan mereka, ber10 mereka memboyong kue spongebob kuning yang membuat mata ini berbinar, aduhai aku bahagia, mereka masih mau meluangkan waktunya untukku, aku bahagia.
Terimakasih, untuk semuanya... karena hari ini akan tersimpan di memori dengan kapasitas yang cukup luas dalam benakku, aku cinta kalian semua...
Rabu, 26 Maret 2014
Minggu, 23 Maret 2014
Selasa, 18 Maret 2014
Iya aku capek, punya mamah sensitiv, yang suka marah-marah nggak pada waktunya, disaat aku capek masih aja marah, marah buat hal yang sebenernya nggak perlu dibahas lagi, hal sepele yang cuma bikin aku pusing, pusing sampai muak, muak sampai akhirnya harus membela diri, membela diri yang akhirnya dibilang ngelawan, capek.... tapi itu mamah aku, mau sampai disiksa secara batin lewat kata-katanya tang tajam pun dia tetap mamah, dan aku tetep sayang, dan dia juga.
Senin, 17 Maret 2014
Sabtu, 15 Maret 2014
Partai Kuning
Dulu semasa saya hidup eh semasa saya jadi Anggota Paduan Suara Kabupaten Bandung 2011, saya pernah bertemu dengan Aburizal Bakrie, di gedung apa saya lupa.. yang pasti dia datang untuk berkampanye, bayangkan sejak 2011 dia sudah kampanye, tim kami disuruh menyanyikan mars gokar dan hymne golkar, kami dibayar tentunya.
Dulu lagi semasa kelas 3 SMA Pak Aburizal Bakrie mendatangi sekolah saya, memberi beasiswa dan lain-lainnya bahkan mentraktir kami semua menonton perahu kertas, dan kampanye pastinya di tahun 2013.. sudah 2x saya bertemu sosok besar itu... saya bingung mau milih siapa karena saya sekarang berhak memilih presiden Indonesia. Satu-satunya calon presiden yang nyata telah saya temui dan salami hanya beliau, beliau juga yang mempunyai warna partai paling bagus (baca:Kuning) nampaknya....
Dulu lagi semasa kelas 3 SMA Pak Aburizal Bakrie mendatangi sekolah saya, memberi beasiswa dan lain-lainnya bahkan mentraktir kami semua menonton perahu kertas, dan kampanye pastinya di tahun 2013.. sudah 2x saya bertemu sosok besar itu... saya bingung mau milih siapa karena saya sekarang berhak memilih presiden Indonesia. Satu-satunya calon presiden yang nyata telah saya temui dan salami hanya beliau, beliau juga yang mempunyai warna partai paling bagus (baca:Kuning) nampaknya....
Horor itu.. ketika acara gossip bermetamorfosa sebagai iklan produk, disaat artisnya di endorse untuk mempromosikan produk dengan sepenuh jiwa, lebih horor lagi ketika gue tertarik sama produknya gara-gara siapa yang mempromosikannya. Aduhai, apa yang daku lihat sesungguhnya ya, produknya apa artisnya? lalu mengapa nggak gue aplikasikan ke kehidupan sehari-hari, sayangnya yang mereka lihat adalah artis ternama yang sudah masuk berbagai media massa, yang sudah dikenal banyak umat, lalu mengapa tidak kita menarik perhatian dengan potensi dalam mulut dan otak kita? kita sama dengan artis, jika kita bisa berbicara semenarik mungkin, orang lain akan terpengaruh dengan apa yang kita tawarkan. Tidak usah bermodal paras dan body loh.. otak dan kreatifitas lebih tinggi levelnya buat nge-endorse apapun. Jadi jangan lengah dan ngerasa gagal buat promosi karena kita bukan artis, tapi kita harus muter balik cara, mengubah pandangan masyarakat bahwa bukan artis aja yang mereka bisa tiru tapi diri kita, sekitar kita juga bisa! seperti mengubah mindset masyarakat bahwa yang cantik itu yang putih dengan yang cantik itu yang kreatif :D
Tugas gas gas gs g ... *sampe ngeblur pengucapannya*
Dikau menyita waktuku untuk bersenang-senang menikmati enaknya bobo ciang ._.
Dikau indikator untuk diriku bolos tutorial ._.
wowow wowow
walau begitu, walau seribu paragraf aku apresiasikan hanya untuk mengeluhkan dikau, aku tetap mempedulikan dikau , memperhatikan dikau, dan menyelesaikannya sepenuh tenaga.
Lalu apa bedanya dikau dengan cinta? Cinta juga sama, selalu dikeluhkan, diresahkan, namun tetap dinikmati dan dilakukan. Cinta dan tugas adek kaka, ketika kita menganggap cinta itu hanya sebuah tugas hidup, cinta bernilai baik bernilai A plus namun tidak puas sampai ke hati dan tidak dimaknai sampai ke dalam. Jika kita menganggap nugas itu mencintai kita tidak akan mempedulikan hasil, tapi lebih ke memaknai prosesnya, so..... Nugas lah dengan cinta, seperti aku yang mengerjakan tugas karena cinta, menikmati proses lelahnya, keluhannya, tanpa peduli dengan hasilnya karena nugas yang benar adalah ketika tahu apa yang telah kita lakukan dalam prosesnya bukan nilai apa yang akan kita dapatkan.
#CaprukMabokTugas #sedikitSuper
Dikau menyita waktuku untuk bersenang-senang menikmati enaknya bobo ciang ._.
Dikau indikator untuk diriku bolos tutorial ._.
wowow wowow
walau begitu, walau seribu paragraf aku apresiasikan hanya untuk mengeluhkan dikau, aku tetap mempedulikan dikau , memperhatikan dikau, dan menyelesaikannya sepenuh tenaga.
Lalu apa bedanya dikau dengan cinta? Cinta juga sama, selalu dikeluhkan, diresahkan, namun tetap dinikmati dan dilakukan. Cinta dan tugas adek kaka, ketika kita menganggap cinta itu hanya sebuah tugas hidup, cinta bernilai baik bernilai A plus namun tidak puas sampai ke hati dan tidak dimaknai sampai ke dalam. Jika kita menganggap nugas itu mencintai kita tidak akan mempedulikan hasil, tapi lebih ke memaknai prosesnya, so..... Nugas lah dengan cinta, seperti aku yang mengerjakan tugas karena cinta, menikmati proses lelahnya, keluhannya, tanpa peduli dengan hasilnya karena nugas yang benar adalah ketika tahu apa yang telah kita lakukan dalam prosesnya bukan nilai apa yang akan kita dapatkan.
#CaprukMabokTugas #sedikitSuper
Yang lagi nge-hits pembuhuhan Ade Sara sama mantan dan pacar mantannya -,,- *udah basi sich tapi baru tau sepenuhnya lewat Yahoo xixixi *
Membuktikan kita bahwa Indonesia sudah lebih jauh biadab dari zaman dulu, ya Allah nggak apa-apa deh gue lahir di zaman dulu di zaman awal kemerdekaan yang jarang banget kasus aneh kaya zaman sekarang. Nggak apa-apa gue hidup di zaman yang kurang update tekhnologi, daripada sekarang update tapi hidup di tengah-tengah manusia yang semakin capruk dalam melakukan kejahatan :(
Masa mantan disetrum sama disumpel koran sampai meninggal garagara mantannya nggak mau diajak komunikasi atau cemburu sih :( gimana kalau si pembunuh di tinggalin sama mantannya tiba-tiba dengan alesan yang jleb jleb jleb? Baru gitu aja udah ngebunuh aduhh parahlah, dimana sisi kesabaran manusianya? terus kan dia udah bahagia sama pacar barunya, sama kehidupan barunya ngapain ngusik mantannya lagi sih :( Apa hubungannya sama Ade Sara sampe dia yang harus pergi selamanya dari dunia ini :( kok gue jadi ikut sedih yah :'( yaiya, sebagai cewek yang punya mantan dan masa lalu *Say Hello To All My Ex*
Hello.. Kalian yang nggak mungkin gue absen satu-satu karena bukan ajang pamer mantan sih -,-
Apa kabar kalian semua? Gue harap kalian hidup lebih bahagia lagi sekarang, tidak ada lagi kebencian yang terpendam gue harap semuanya menguap seiring sesuatu yang baru di kehidupan kalian ya, yang pernah nyakitin dan disakitin, mari hempaskan semuanya. Tidak ada lagi dendam, apapun yang buruk. Kita damai, kita tidak memutuskan silaturrahmi. Karena balasan dari menyakiti dan disakiti adalah urusan Allah, dan yang udah gue sakitin, gue udah dapet balesannya, yang nyakitin gue, gue udah dapet hikmahnya, berkahnya, dan balesanya. Kalian nggak usah khawatir *GR GR GR* gue bahagia sekarang, jauh lebih bahagia saat gue bersama kalian, gue pengennya sih kalian juga gitu, terimakasih atas pelajaran hidup yang menjadikan gue lebih baik lagi. Jangan sombong dan kita temen oke broooo!!!! Yang terjadi antara kita adalah masa lalu,
*Aida Quote* " Jika masa lalu tidak bisa dilupakan, tidak bisa diuapkan, biarkan dia mengendap, menjadi akar dan pondasi atas masa depan, bagaimanapun masa lalu tidak akan menjadikan kita maju jika kita hanya berdiam dan berharap kembali, masa lalu yang membantu dan berguna adalah ketika kita hanya mengadopsi nilai-nilai yang baik untuk dipakai di masa depan, ke dunia kita yang sekarang, karena manusia berevolusi, begitupun hati yang berada dalam tubuh manusia" Babay.
Membuktikan kita bahwa Indonesia sudah lebih jauh biadab dari zaman dulu, ya Allah nggak apa-apa deh gue lahir di zaman dulu di zaman awal kemerdekaan yang jarang banget kasus aneh kaya zaman sekarang. Nggak apa-apa gue hidup di zaman yang kurang update tekhnologi, daripada sekarang update tapi hidup di tengah-tengah manusia yang semakin capruk dalam melakukan kejahatan :(
Masa mantan disetrum sama disumpel koran sampai meninggal garagara mantannya nggak mau diajak komunikasi atau cemburu sih :( gimana kalau si pembunuh di tinggalin sama mantannya tiba-tiba dengan alesan yang jleb jleb jleb? Baru gitu aja udah ngebunuh aduhh parahlah, dimana sisi kesabaran manusianya? terus kan dia udah bahagia sama pacar barunya, sama kehidupan barunya ngapain ngusik mantannya lagi sih :( Apa hubungannya sama Ade Sara sampe dia yang harus pergi selamanya dari dunia ini :( kok gue jadi ikut sedih yah :'( yaiya, sebagai cewek yang punya mantan dan masa lalu *Say Hello To All My Ex*
Hello.. Kalian yang nggak mungkin gue absen satu-satu karena bukan ajang pamer mantan sih -,-
Apa kabar kalian semua? Gue harap kalian hidup lebih bahagia lagi sekarang, tidak ada lagi kebencian yang terpendam gue harap semuanya menguap seiring sesuatu yang baru di kehidupan kalian ya, yang pernah nyakitin dan disakitin, mari hempaskan semuanya. Tidak ada lagi dendam, apapun yang buruk. Kita damai, kita tidak memutuskan silaturrahmi. Karena balasan dari menyakiti dan disakiti adalah urusan Allah, dan yang udah gue sakitin, gue udah dapet balesannya, yang nyakitin gue, gue udah dapet hikmahnya, berkahnya, dan balesanya. Kalian nggak usah khawatir *GR GR GR* gue bahagia sekarang, jauh lebih bahagia saat gue bersama kalian, gue pengennya sih kalian juga gitu, terimakasih atas pelajaran hidup yang menjadikan gue lebih baik lagi. Jangan sombong dan kita temen oke broooo!!!! Yang terjadi antara kita adalah masa lalu,
*Aida Quote* " Jika masa lalu tidak bisa dilupakan, tidak bisa diuapkan, biarkan dia mengendap, menjadi akar dan pondasi atas masa depan, bagaimanapun masa lalu tidak akan menjadikan kita maju jika kita hanya berdiam dan berharap kembali, masa lalu yang membantu dan berguna adalah ketika kita hanya mengadopsi nilai-nilai yang baik untuk dipakai di masa depan, ke dunia kita yang sekarang, karena manusia berevolusi, begitupun hati yang berada dalam tubuh manusia" Babay.
Ketika anda masak dalam situasi mendadak dan tidak direncanakan dan terburu-buru, lalu secara tulus masakannya dipuji enak. Apa yang anda rasakan?
Kalau gue... rasanya... kaya... terbang ke awang-awang dengan pesawat jet paling cepet sedunia, tanpa ngerem atau oper gigi segala, tanpa ditilang sama polisi, menembus awan kuning membuat jejak love-love di
awan tersebut, terus bertemu dengan Ki Joko Bodo dan say Hello lalu ngepangin rambutnya, terus lanjut menyusul burung Garuda, menyenggol pesawat Air Asia dan mencorat-coret badan pesawatnya dengan tulisan 'woy masakan gue enak!!!!' lanjut selfie sama puncak gunung Kelud dan bilang 'GWS ya' terus naik lagi sampe bertemu bulan, mars, yupiter menebar bunga melati kesetiap planet dan satelit, dan akhirnya jatuh lagi ke bumi pake parasut Mickey Mouse biar gaya.
Kalau gue... rasanya... kaya... terbang ke awang-awang dengan pesawat jet paling cepet sedunia, tanpa ngerem atau oper gigi segala, tanpa ditilang sama polisi, menembus awan kuning membuat jejak love-love di
awan tersebut, terus bertemu dengan Ki Joko Bodo dan say Hello lalu ngepangin rambutnya, terus lanjut menyusul burung Garuda, menyenggol pesawat Air Asia dan mencorat-coret badan pesawatnya dengan tulisan 'woy masakan gue enak!!!!' lanjut selfie sama puncak gunung Kelud dan bilang 'GWS ya' terus naik lagi sampe bertemu bulan, mars, yupiter menebar bunga melati kesetiap planet dan satelit, dan akhirnya jatuh lagi ke bumi pake parasut Mickey Mouse biar gaya.
Jumat, 14 Maret 2014
Seseorang menyuruhku untuk mendengarkan lagu ini, dan menyampaikan lirik lagu yang satu ini kepada ayahku, nanti ketika saatnya tiba..
"Tuan, aku agak grogi
Berada di sini hari ini
Masih tak yakin apa yang akan kuucapkan
Maka bersabarlah
Jika nanti aku menghabiskan terlalu banyak waktu Anda
Lihatlah, di kotak ini ada sebuah cincin untuk putri tertua Anda
Dia segalanya bagiku dan yang kutahu
Aku akan sangat lega jika tahu bahwa kami punya pandangan sama
Sebentar lagi aku berharap aku....
Bisa menikahi putri Anda
Dan jadikan dia istriku
Kuingin dia menjadi satu-satunya gadis yang kucinta selama sisa hidupku
Dan memberinya yang terbaik dari hingga saat aku mati
Aku akan menikahi putri Anda
Dan jadikan dia ratuku
Dia akan menjadi pengantin paling cantik yang pernah kulihat
Tak sabar tersenyum
Saat dia susuri lorong
Dan menggandeng ayahnya
Di hari aku menikahi putri Anda
Dia tlah mendengar langkah-langkah
Sejak hari kami bertemu
(Aku takut sekali berpikir apa yang akan terjadi jika dia pergi)
Maka jangan kuatir aku akan tak baik memperlakukannya
Selama ini aku selalu penuhi janji
(Maka bawalah pada bagian lebih baik atau buruk)
Dan katakan kematian memisahkan kita
Tak ada keraguan dalam benakku
Inilah saatnya
Aku siap memulai
Aku bersumpah pada Anda dengan sepenuh hatiku...
Pertama kali kulihat dia
Aku bersumpah aku tahu bahwa aku kan bilang bersedia"
"Tuan, aku agak grogi
Berada di sini hari ini
Masih tak yakin apa yang akan kuucapkan
Maka bersabarlah
Jika nanti aku menghabiskan terlalu banyak waktu Anda
Lihatlah, di kotak ini ada sebuah cincin untuk putri tertua Anda
Dia segalanya bagiku dan yang kutahu
Aku akan sangat lega jika tahu bahwa kami punya pandangan sama
Sebentar lagi aku berharap aku....
Bisa menikahi putri Anda
Dan jadikan dia istriku
Kuingin dia menjadi satu-satunya gadis yang kucinta selama sisa hidupku
Dan memberinya yang terbaik dari hingga saat aku mati
Aku akan menikahi putri Anda
Dan jadikan dia ratuku
Dia akan menjadi pengantin paling cantik yang pernah kulihat
Tak sabar tersenyum
Saat dia susuri lorong
Dan menggandeng ayahnya
Di hari aku menikahi putri Anda
Dia tlah mendengar langkah-langkah
Sejak hari kami bertemu
(Aku takut sekali berpikir apa yang akan terjadi jika dia pergi)
Maka jangan kuatir aku akan tak baik memperlakukannya
Selama ini aku selalu penuhi janji
(Maka bawalah pada bagian lebih baik atau buruk)
Dan katakan kematian memisahkan kita
Tak ada keraguan dalam benakku
Inilah saatnya
Aku siap memulai
Aku bersumpah pada Anda dengan sepenuh hatiku...
Pertama kali kulihat dia
Aku bersumpah aku tahu bahwa aku kan bilang bersedia"
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
Halalkah IP Gue?
Hmmmm judulnya serem ._.sering gue denger pertanyaan kayak gitu di berbagai lokasi di sekitar kampus gue, waduh kayanya yang ngajuin pertanyaan itu pasti orang yang jujur dan bersahaja yang nggak pernah nyontek, nanya dan berbuat curang sedikitpun untuk menggapai IP nya. Lah gue? krik.. krik.. krikk
Gue, hmm mau yang kejujuran tapi bohong atau kebohongan yang jujur? wkwkwkwk kayanya IP gue 50 persen halal 50 persen nggak deh, soalnya IP itu berdasarkan praktik dan tulisan kan? yang praktik jelas gue jujur dongse itu kerjaan gue, kemampuan gue yang gue kerahkan sepenuh jiwa dan kerohanian *aidanisasi*
Nah kalo soal kuis, uts, tugas hmmmmmm ya gue kan manusia yang tak luput dari dosa dan nafsu, ada aja nafsu nyontek, nafsu kerja sama atas nama kesolidaritasan antar persahabatan atau geng *apa atuh apa*
ada aja bisikan syetan buat nyontek kalo uas atau kuis, ada aja hembusan sesat buat nanya dan menjawab pertanyaan temen-temen , yah jadi gimana dong, tapi IP gue bukan instan! semua usaha gue meskipun ada bumbu kecurangannya, nggak terima kalau itu instan nggak. Presentasi, juga masuk indikator kan? dan setiap presentasi itu nggak gampang butuh kerja keras kok :') dan kenapa gue jadi membela diri gue? emang ada yang nanya IP gue halal atau nggak? nggak ada ._. jadi? ya gue terkesiap aja ketika ada pertanyaan seperti itu meskipun bukan dilontarkan buat gue heheheh. Halal nggak halalnya sebuah IP urusan masing-masing, pengennya sih Allah menganggap IP gue halal dan mengampuni semuanya yang curangnya, tapi gimana Allah saja, tapi Ya Allah hambamu ini hanya seoonggok manusia yang imannya suka goyah.. maafkan dakuuu ya Allah...
*terus semester ini IP nya halal nggak?
*kayanya nggak sepenuhnya, soalnya kuis fotografi kemarin gue kerjasama ngisinya
*tuewewwwwwwwwwwww
Gue, hmm mau yang kejujuran tapi bohong atau kebohongan yang jujur? wkwkwkwk kayanya IP gue 50 persen halal 50 persen nggak deh, soalnya IP itu berdasarkan praktik dan tulisan kan? yang praktik jelas gue jujur dongse itu kerjaan gue, kemampuan gue yang gue kerahkan sepenuh jiwa dan kerohanian *aidanisasi*
Nah kalo soal kuis, uts, tugas hmmmmmm ya gue kan manusia yang tak luput dari dosa dan nafsu, ada aja nafsu nyontek, nafsu kerja sama atas nama kesolidaritasan antar persahabatan atau geng *apa atuh apa*
ada aja bisikan syetan buat nyontek kalo uas atau kuis, ada aja hembusan sesat buat nanya dan menjawab pertanyaan temen-temen , yah jadi gimana dong, tapi IP gue bukan instan! semua usaha gue meskipun ada bumbu kecurangannya, nggak terima kalau itu instan nggak. Presentasi, juga masuk indikator kan? dan setiap presentasi itu nggak gampang butuh kerja keras kok :') dan kenapa gue jadi membela diri gue? emang ada yang nanya IP gue halal atau nggak? nggak ada ._. jadi? ya gue terkesiap aja ketika ada pertanyaan seperti itu meskipun bukan dilontarkan buat gue heheheh. Halal nggak halalnya sebuah IP urusan masing-masing, pengennya sih Allah menganggap IP gue halal dan mengampuni semuanya yang curangnya, tapi gimana Allah saja, tapi Ya Allah hambamu ini hanya seoonggok manusia yang imannya suka goyah.. maafkan dakuuu ya Allah...
*terus semester ini IP nya halal nggak?
*kayanya nggak sepenuhnya, soalnya kuis fotografi kemarin gue kerjasama ngisinya
*tuewewwwwwwwwwwww
Kamis, 13 Maret 2014
Seiring berjalannya waktu, gue jadi makin tertarik sama dunia fotografi. Dengan gue pinjem DSLR temen gue, dan gue oprek tanpa basa-basi, dan gue foto apapun, gue jadi pengen beli mennnn... bisa nggak ya? mahal loh mahal plis -,- mana tega gue ngomong pengen beli barang impian itu ke orang tua gue. Mending rupiah yang berjuta-juta itu mereka pake buat kebutuhan primer keluarga dan anak-anak mereka. DSLR kan bukan kebutuhan primer, cuma keinginan gue aja. Yaudah sih, tapi pengen :( usaha? dengan ikutan lomba yang hadiahnya kamera? nggak ada waktu ih gimana..
Kenapa sih DSLR bisa mahal sebegitunya padahal kan kecil barangnya, kalau gue nekat minta pasti jawabannya,
"Kan udah ada kamera HP" *kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik
Yaudah tunggu Allah ngasih jalan lain aja yah, ya siapa tahu gue bisa beli besok gara-gara udah takdirnya punya Aamiin tapi asa nggak mungkin :( hahaha bisa aja sih kalau mentok-mentok banget gue maling aja di tokonya, tapi sayang.. gue bukan pengen DSLR yang instan, gue pengen yang berkesan tapi hasil curian juga kan berkesan wkwkwkwkk parah-parah ya mana ada, mecuri itu dosa untuk apa kita bahagia tapi akhirnya kita menderita. Mending gue sabar dan tetep pinjem aja yah, toh temen gue baik banget mau minjemin dan lama-lama dia pasti capek sendiri gue pinjemin dan alhasil dia ngasih DSLRnya sebagai hadiah pertemanan *capruk* meskipun temen gue yang satu ini beda tipis sama alien, mukanya, kelakuannya tapi sealien-aliennya dia, dia masih sadar bahwa DSLRnya mahal dan meskipun gue udah menyelamatkan hidupnya tetep dia nggak akan ngasih imbalan itu wkwkwk. Yaudah jangan ngeluh, jangan iri sama orang lain, jalanin yang ada nggak usah ribet sama yang belum ada. Hadapi kenyataan yang sedang ada dan dekat dengan dunia kita, nggak usah mikirin yang nggak ada, yang udah nggak ada karena nggak akan efisien dalam kebahagiaan gue hahaha. Mimpi boleh setinggi langit tapi dengan usaha bukan dengan capruk, tapi sayangnya gue pemimpi sekaligus pencapruk jadi ya well..... I don't know.
Kenapa sih DSLR bisa mahal sebegitunya padahal kan kecil barangnya, kalau gue nekat minta pasti jawabannya,
"Kan udah ada kamera HP" *kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik
Yaudah tunggu Allah ngasih jalan lain aja yah, ya siapa tahu gue bisa beli besok gara-gara udah takdirnya punya Aamiin tapi asa nggak mungkin :( hahaha bisa aja sih kalau mentok-mentok banget gue maling aja di tokonya, tapi sayang.. gue bukan pengen DSLR yang instan, gue pengen yang berkesan tapi hasil curian juga kan berkesan wkwkwkwkk parah-parah ya mana ada, mecuri itu dosa untuk apa kita bahagia tapi akhirnya kita menderita. Mending gue sabar dan tetep pinjem aja yah, toh temen gue baik banget mau minjemin dan lama-lama dia pasti capek sendiri gue pinjemin dan alhasil dia ngasih DSLRnya sebagai hadiah pertemanan *capruk* meskipun temen gue yang satu ini beda tipis sama alien, mukanya, kelakuannya tapi sealien-aliennya dia, dia masih sadar bahwa DSLRnya mahal dan meskipun gue udah menyelamatkan hidupnya tetep dia nggak akan ngasih imbalan itu wkwkwk. Yaudah jangan ngeluh, jangan iri sama orang lain, jalanin yang ada nggak usah ribet sama yang belum ada. Hadapi kenyataan yang sedang ada dan dekat dengan dunia kita, nggak usah mikirin yang nggak ada, yang udah nggak ada karena nggak akan efisien dalam kebahagiaan gue hahaha. Mimpi boleh setinggi langit tapi dengan usaha bukan dengan capruk, tapi sayangnya gue pemimpi sekaligus pencapruk jadi ya well..... I don't know.
Dosen keren gue, namanya Prof Karim sering bilang kalau jangan jadi orang yang tidak berprivasi dengan mengunggah segalanya ke media sosial, identitas akan semakin terwujud bila kita memiliki privasi. Gue bingung, apakah selama ini gue nggak ada privasinya sama sekali? Tapi gue masih ngerasa berada dalam batas kewajaran dalam mengupdate status di twitter gue kok, gue cuma Retweet sama balesin mention temen gue. Kan nggak enak kalau nggak dibales, terus gue paling kepoin hal-hal yang gue pengen kepoin, gimana dong yah. Antara alay dan nggak punya privasi itu tipis, yaiya ketika lagi makan sesendok aja harus diupdate itu tuh alay to the max :(
Nah kalau di blog, gue kayanya blak-blakan ajasih, tapi ya masih banyak hal yang nggak gue tulis kok, alhasil gue masih punya privasi dan gue masih punya banyak identitas, ya kali blog gue kan pembacanya nggak kaya Dwitasaridwita, apa ai kamu jangan bandingin aku sama dia da kita mah beda da akumah apa atuh masih ecek-ecek tapi suatu hari kalian bakal liat aku yang udah jadi hebat aamiin!!!
Dan Blog ini jadi horror dengan tulisan-tulisan yang diwarna-warnain, gue mikir selama ini tulisannya lempeng-lempeng aja gitu kaya muka tembok, ya kali ini yang menyebabkan blog gue sepi pembaca, yaiya sepi pembaca orang gue nggak publikasi edan-edanan lagian blog ini bukan buat konsumsi publik, lah inikan diary gue lah kenapa jadi ribet dan heboh begini, yuk keep smile and lanjut ngerjain bikin skenario tugas B.Inggris ah..
Panas itu waktu kaki kiri kegeleng ban kanan depan mobil warna oranye di perempatan area Tegalega Bandung :')
Oh gitu... rasanya kegeleng, meskipun cuma sedikit di bagian pinggirnya aja, akhirnya gue tau rasanya kegeleng kayak gimana. Kejadiannya sekejap, sakit sih sedeti dua detik, dicampur kaget, dan malem-malem. Gue diem sampe semuanya udahan, dan nggak ada rasa sakit yang berarti, yang ada cuma rasa panas kaya di olesin balsem hahaha. Hati-hati dalam berkendara, segalanya bisa terjadi di jalanan, Allah masih menyayangi gue dengan menegur gue dengan teguran yang berarti. Thank's God gue nggak apa-apa.
Oh gitu... rasanya kegeleng, meskipun cuma sedikit di bagian pinggirnya aja, akhirnya gue tau rasanya kegeleng kayak gimana. Kejadiannya sekejap, sakit sih sedeti dua detik, dicampur kaget, dan malem-malem. Gue diem sampe semuanya udahan, dan nggak ada rasa sakit yang berarti, yang ada cuma rasa panas kaya di olesin balsem hahaha. Hati-hati dalam berkendara, segalanya bisa terjadi di jalanan, Allah masih menyayangi gue dengan menegur gue dengan teguran yang berarti. Thank's God gue nggak apa-apa.
Senin, 10 Maret 2014
Apa aksi dan reaksimu ketika pacarmu menanyakanmu soal begini,
" Kamu sayang aku? kalau iya apa buktinya?"
Konyol, pertanyaan konyol. Seharusnya pacarmu tidak usah lagi menanyakan tentang itu, seharusnya ia melihat sendiri dan menemukan jawabannya sendiri. Bukti rasa sayang itu bias. Bukti yang diucapkan dari mulutmu, yang manis dan menyejukkan hati, melambungkan pikiran dan membuatnya tidak berhenti tersenyum tanpa perbuatan nyata dari ucapanmu sendiri sama dengan omong kosong. Sodara, rasa sayang itu lebih mulia dari omong kosong. Sebenar-benarnya rasa sayang seseorang itu ialah yang dapat kau temukan sendiri dari orang yang kau sayang, dari perilakunya dan dari penerimaannya atas dirimu, bukan sekedar ucapan sayang antara dia dan kau saja, terlalu sederhana. Maka jawab saja pertanyaan pacarmu itu dengan tersenyum dan berkata,
"Simpan pertanyaanmu itu dalam-dalam, gantungkan pada hatimu, dan ketika suatu hari itu tiba, kau akan menemukan jawabannya bukan dari mulutku tapi dari rasa sayangku yang langsung berbicara pada hatimu. Dan setelah itu, kau bisa lepaskan gantungan pertanyaanmu, buang jauh-jauh dari pikranmu, dan peluklah aku sampai aku yakin kau tidak akan pernah melepaskanku."
" Kamu sayang aku? kalau iya apa buktinya?"
Konyol, pertanyaan konyol. Seharusnya pacarmu tidak usah lagi menanyakan tentang itu, seharusnya ia melihat sendiri dan menemukan jawabannya sendiri. Bukti rasa sayang itu bias. Bukti yang diucapkan dari mulutmu, yang manis dan menyejukkan hati, melambungkan pikiran dan membuatnya tidak berhenti tersenyum tanpa perbuatan nyata dari ucapanmu sendiri sama dengan omong kosong. Sodara, rasa sayang itu lebih mulia dari omong kosong. Sebenar-benarnya rasa sayang seseorang itu ialah yang dapat kau temukan sendiri dari orang yang kau sayang, dari perilakunya dan dari penerimaannya atas dirimu, bukan sekedar ucapan sayang antara dia dan kau saja, terlalu sederhana. Maka jawab saja pertanyaan pacarmu itu dengan tersenyum dan berkata,
"Simpan pertanyaanmu itu dalam-dalam, gantungkan pada hatimu, dan ketika suatu hari itu tiba, kau akan menemukan jawabannya bukan dari mulutku tapi dari rasa sayangku yang langsung berbicara pada hatimu. Dan setelah itu, kau bisa lepaskan gantungan pertanyaanmu, buang jauh-jauh dari pikranmu, dan peluklah aku sampai aku yakin kau tidak akan pernah melepaskanku."
Dulu sebelum aku mengenal apa itu berbagi, aku lebih memilih diam untuk percaya, meskipun banyak hal yang tersirat dan enggan untuk disuratkan. Karena itu caranya untuk menjadi dewasa, meskipun sulit. Kini setelah semua yang blur menjadi jelas dengan bantuan cahaya dan kontras yang bersumber dari titik, sungguh bercerita itu menakjubkan kawan.
Jangan samakan pendewasaan diri dengan pemendaman segala masalah yang kamu punya, masalah tidak akan sirna untuk ditimbun dalam-dalam hanya untuk jiwamu seorang, malah ia akan mengakar pada hatimu dan pikiranmu. Dan itu mengganggu hidupmu perlahan-lahan. Sampai akhirnya kamu menyerah dan tidak tahu lagi yang akan kamu lakukan. Kawan, berbagilah tanpa segan. Tentu dengan sedikit aksi selektifitas. Tidak semua orang dapat kamu suguhkan dengan ceritamu, tidak semua orang bisa kamu percaya. Jangan menutup diri, ada banyak manusia di dunia ini yang bisa kamu pilih dan percaya. Jangan berhenti berbagi cerita, meskipun orang yang kamu bagi tidak memberikan solusi apa-apa, setidaknya masalah itu menguap sedikit demi sedikit, tidak lagi menekanmu bahkan menghantuimu. Tularkan masalahmu kepada orang lain, dengan cara yang baik, mereka yang tidak keberatan untuk mendengarkan ceritamu adalah keberuntungan tersendiri untukmu. Dan aku bisa menjadi keberutunganmu ;)
Jangan samakan pendewasaan diri dengan pemendaman segala masalah yang kamu punya, masalah tidak akan sirna untuk ditimbun dalam-dalam hanya untuk jiwamu seorang, malah ia akan mengakar pada hatimu dan pikiranmu. Dan itu mengganggu hidupmu perlahan-lahan. Sampai akhirnya kamu menyerah dan tidak tahu lagi yang akan kamu lakukan. Kawan, berbagilah tanpa segan. Tentu dengan sedikit aksi selektifitas. Tidak semua orang dapat kamu suguhkan dengan ceritamu, tidak semua orang bisa kamu percaya. Jangan menutup diri, ada banyak manusia di dunia ini yang bisa kamu pilih dan percaya. Jangan berhenti berbagi cerita, meskipun orang yang kamu bagi tidak memberikan solusi apa-apa, setidaknya masalah itu menguap sedikit demi sedikit, tidak lagi menekanmu bahkan menghantuimu. Tularkan masalahmu kepada orang lain, dengan cara yang baik, mereka yang tidak keberatan untuk mendengarkan ceritamu adalah keberuntungan tersendiri untukmu. Dan aku bisa menjadi keberutunganmu ;)
Sabtu, 08 Maret 2014
Hello.. orang aneh, yang selalu membingungkan. Bingung membaca ekspresi wajahmu setiap kali kamu melihatku, kadang datar, kadang bersemangat, kadang menatap tajam seolah aku akan membunuhmu hahaha. Tahukah kamu? tidak ada yang perlu kamu ketahui lagi tentang arti dari semuanya.. karena kita sudah saling akan berusaha :p
Jumat, 07 Maret 2014
Dunia memang sempit, ketika kau memiliki sahabat lama, dan sahabat lamamu ternyata mengenal seseorang yang berhubungan dengan hidupmu yang sekarang. Ketika sahabat lamamu memberi tahu informasi mengenai seseorang yang menjadi bumerang untukmu sendiri, ketika sahabatmu memberi tahu bawa sesungguhnya masih jauh lebih baik dirimu dibandingkan dia yang selama ini kau bandingkan tanpa sebab. Sesungguhnya tidak merubah apapun yang telah terjadi, bukan lagi sepenuhnya menjadi haluan untuk berubah pikiran. Itu hanya kesempitan dunia, namun tetap apa yang sudah ada sekarang tidak bisa lagi disangkut pautkan dengan yang dulu. Ini rumit, dan semoga tidak ada yang mengerti.
Selasa, 04 Maret 2014
Bagaimana reaksimu ketika suatu siang, seorang doktor gigi memvonismu untuk melakukan oprasi kecil gusi di Rumah Sakit? Ngeri? ya barang tentu syhok. Saya ya saya!!! salah satu dari manusia yang mengalami pembesaran gusi yang ada di tengah-tengah gigi depan, entah bagaimana bisa gusi bisa tumbuh membesar entahlah hidup memang susah ditebak bukan. Lantas? ya berusaha untuk tetap fokus tidak memikirkan si gusi ini, toh tidak berbahaya hanya mengganggu pemandangan sedikit saja. Besarnya tidak sebesar kata besar, namun memang terlihat berbeda dari yang lainnya. Gusi dan gigi saya... punya banyak cerita juga dengan mereka semua, gigi taring yang terbalik posisinya dan sekarang gusi yang seukuran tidak seperti biasanya. Hahaha tertawakan saja, daripada menelan kekhawatiran, selama ini tidak mengganggu aktivitas makan secara berlebihan, semua baik-baik saja. Ya intinya sih saya takut jikalau harus masuk RS hanya untuk memotong si gusi ini, ngeri rasanya. Tidak pernah mengimpikan akan masuk ruang oprasi meskipun hanya oprasi kecil, tidak mau terimakasih.
Senin, 03 Maret 2014
Selamat malam, rasanya sudah lama tidak menulis disini. Entahlah, bukan berarti aku tidak mempunyai cerita, banyak cerita yang akhir-akhir ini beralur sangat indah juga menarik. Mungkin aku lebih ingin menikmatinya sendirian tanpa kuceritakan. Akan kutulis, sebagaimana keinginan hati yang akan kutuliskan disini. Satu hal yang ingin aku berikan kepada kalian, berhentilah memelihara ketidakpastian yang menghantui hari-harimu. Seperti anda yang bermula dari sebuah ketidakpastian belaka, angin kencang yang lewat dan pergi, dan hanya selingan yang menyenangkan. Tapi lihatlah, Tuhan dan waktu berkata lain, rupanya anda menjelma menjadi sesuatu yang perlahan jelas dan pasti. Tuhan sangat adil terhadapku, Dia mendatangkanmu tanpa alasan namun sangat tepat. Anda yang rasanya balasan dari apa yang selama ini aku lakukan dan aku dapatkan, sejak itu aku percaya bahwa cinta itu memang pasti berasa pahit namun ketika kita berusaha menerima, dengan cepat iya akan berwujud manis bahkan jauh lebih manis.
Pembelajaran baru yang berharga ketika aku mempelajari anda, seperti biasa anda selalu memesona berdiri didepan lampu sorot sepeda motormu memperhatikanku sedetail mungkin. Anda mengajarkanku mengenai arti dari keseriusan yang bukan berasal dari ucapan saja, anda pula yang memaknai semuanya secara dalam-dalam. Aku merasakan, kehangatan tatapan anda setiap harinya. Aku juga selalu memastikan setiap langkah ketika aku dan anda menjadi kita secara perlahan, entah kapan, namun anda dan aku selalu berusaha. Berusaha agar semuanya tidak semudah permainan belaka, semakin mudah ia akan semakin goyah dan rapuh. Semakin diperjuangkan semakin ia akan kokoh dan berakhir di sebuah titik tinggi yang bernama menara. Menara yang abadi sebagai alasan satu-satunya untuk berbahagia.
Pembelajaran baru yang berharga ketika aku mempelajari anda, seperti biasa anda selalu memesona berdiri didepan lampu sorot sepeda motormu memperhatikanku sedetail mungkin. Anda mengajarkanku mengenai arti dari keseriusan yang bukan berasal dari ucapan saja, anda pula yang memaknai semuanya secara dalam-dalam. Aku merasakan, kehangatan tatapan anda setiap harinya. Aku juga selalu memastikan setiap langkah ketika aku dan anda menjadi kita secara perlahan, entah kapan, namun anda dan aku selalu berusaha. Berusaha agar semuanya tidak semudah permainan belaka, semakin mudah ia akan semakin goyah dan rapuh. Semakin diperjuangkan semakin ia akan kokoh dan berakhir di sebuah titik tinggi yang bernama menara. Menara yang abadi sebagai alasan satu-satunya untuk berbahagia.
Langganan:
Postingan (Atom)