Selasa, 17 November 2015
Utuh dan Patah
Np Fight Song ( Rachel Platten )
Sesuatu yang patah, tidak akan seindah dilihat seperti yang utuh. Tapi, didalamnya ibarat sebuah gua yang memiliki lorong-lorong untuk jalan keluar,yang patah memiliki lorong lorong bercabang, yang patah memiliki banyak lubang di jalan setapaknya, yang patah memiliki banyak relief dalam guanya ketika ia berjalan menuju keluar gua..
Dan yang utuh, mungkin hanya satu lorong yang mulus, dan jalan yang mulus juga untuk dijadikan jalan keluar dari gua.
Yang patah sering tersesat dalam guanya sendiri, sering jatuh karena banyak jalan berlubang, sering tidak bisa keluar karena terlalu banyak lorong, gelap, sendiri dan menderita.
Yang utuh, bahagia dalam jalannya, terang dan tidak berkendala.
Tapi bukankah, ketika mereka bersamaan keluar dari gua itu.. mereka masuk ke dunia luar, yang patah tahu rasanya tersesat, yang patah tahu rasanya berdarah karena sakit, yang patah tahu benar arti menderita. Yang patah akan paham jika di luar gua nanti akan ada rintangan semacam dalam gua. Meskipun yang patah jauh terlihat lebih buruk, lebih hancur, tapi sesungguhnya di dalam dirinya dia sudah terlatih kuat, dia terlatih untuk utuh, dari patahnya ia. Terlatih sabar dari patahnya ia.
Jangan sepelekan orang yang patah, karena sesungguhnya ia banyak belajar dari penderitaan.. jangan membandingkan orang lain dari hasil akhirnya.. atau keadaan akhirnya. Karena itu bukan kesimpulan, karena itu bukan parameter, nilailah orang lain dari apa yang dialaminya apa yang sudah ia selesaikan..
Tidak selamanya yang patah akan terpuruk, tidak selamanya yang utuh akan bahagia. Mereka sama-sama harus bertukar dan belajar bukan membandingkan. Yang utuh harus belajar menjadi patah, yang patah harus kembali bangkit menjasi utuh.
Assalamua'alaikum :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar