Jumat, 27 November 2015
Rasanya... pergi ke ATM, narik uang dari hasil jerih payah sendiri itu.... gimana yah, ada rasa haru.
Oh gini ternyata cari uang? Oh gini ternyata megang uang dari keringat sendiri? Oh gini ngebelanjain uang dari hasil pulang malam sambil memikirkan tugas kuliah?
Oh gini yah, ngasih mamah uang buat bayar semester. Oh gini, rasanya makan makanan dari uang selama satu bulan ini dimarahin pelanggan, dicaci bahkan disalahkan. Ini yah.. uang dari hasil sabar dan belajar. Ini yah hasil uang yang nggak mudah didapetin. Ini yah ...
Ini loh uang, yang dihasilkan dari memakai headset selama 4 jam atau bahkan 8 jam sehari, disaat orang-orang mungkin lelap dalam selimutnya ketika hujan badai, disaat orang-orang bereuforia mengupdate kebahagiaan masing-masing..
Ini yah sejumlah uang, dari hasil beroikir keras menyelesaikan case. Disaat mungkin banyak yang bisa dalam sedetik mendapatkan jumlah yang sama, tidak harus menunggu sebulan tidak harus cape.
Ini yah uang, dari bekerja, sudah 3 bulan saya tidak mengenal hari sabtu dan minggu,semua hari adalah sama.. pagi siang pun terasa sama. Sudah tiga bulan menarik uang dari atm. Sudah tiga bulan, dengan berbagai resiko yang bisa saja nanti diterima..
Sabtu menjadi senin minggu menjadi selasa.. tapi 3 bulan ini menjadi lebih hidup. Mungkin jumlah uangnya hanya apresiasi.. tapi bagaimana saya memutuskan untuk berkorban, mengorbankan masa mahasiswa saya untuk bekerja, itu yang membuat saya jaug lebih kenyang.
Hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Sulit menyeimbangkan antara keduanya.. sama-sama harus ada yang dipertanggung jawabkan..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar