Kamis, 25 April 2013

The One



‘‘ Daddy, no matter where I go in life. How much time I spend with guys. And love my boyfriend. You will always be My Number One Man “
               
                Ayahku bukan dokter, tapi seketika ia bisa menjadi spesialis jika anaknya sakit.
Ayahku bukan pelawak, tapi dia akan berusaha untuk membuat kami tertawa.
Ayahku bukan super hero, tapi ia selalu menolong kami tanpa lelah.
Ayahku tak sepintar guru, tapi ia selalu mengajarkan apa yang kami tidak tau.
Ayahku bukan presiden, tapi ia berhasil membuat negaranya sendiri.
Ayahku bukan polisi, tapi ia selalu membuat kami aman.
Kami mencintainya, dengan semua kebanggaan kami padanya. Atas dasar peluh dan tenaga yang selalu ia berikan, kami merasa kecil dihadapannya. Kami merasa tak pernah kami menunjukkan siapa anak ayah sebenarnya. Kami selalu ingin memperlihatkan bahwa kami anak ayah, kami bisa menjadi luar biasa atas segala didikan ayah.
Tapi kami masih belum sempat seperti itu, kami masih dalam proses. Tapi kami berharap semoga masih banyak waktu dan kesempatan agar ayah bisa melihat kami. Suatu hari akan kami hentikan keringat ayah untuk kami, akan kami balikan semuanya. Saatnya kami untuk membayar segalanya, saatnya ayah kami hanya duduk manis seperti kami sekarang.
Satu-satunya pria paling hebat yang diciptakan Allah ialah dia.
Idola kami, inspirasi kami, dan pemimpin kami semua.
We Love you with all our pleasure.. 




               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar