Sabtu, 17 Agustus 2013

DIRGAHAYU INDONESIA

Dirgahayu Indnesiaku  !!!
Aaaaaaaa deg-degan hati ini, 68 tahun bangsa ini merdeka dan gue udah ngerasain 18 tahun full yang merdeka,
Berkat pahlawan gue bisa lahir tanpa ancaman granat jepang atau belanda, gue bisa tumbuh berkembang tanpa harus mendengar tembakan senjata kolonial, gue bisa hidup dengan psikis yang sehat tanpa harus mengalami traumatik akibat melihat perang.. oh banyak sekali.. gue lahir atas kenikmatan rasa kebebasan, berbeda seperti anak-anak yang lahir di jaman perang, manusia-manusia yang harus memantau keadaan sekitar ketika hendak keluar rumah hanya untuk mengambil air, merasakan bisingnya perang yang memecah telinga, merasakan peluru yang menembus daging, merasakan jeritan rakyat bangsa ini yang harus mati dalam perjuangan.. melihat darah yang merebak disetiap penjuru, melihat senyum picik penjajah yang memuakan..
Betapa gue patut bersyukur, hidup dalam peradaban merdeka.. gue gak pernah mengenal pahlawan secara langsung, yang gue tahu adalah hasil perjuangan mereka semua ini. Gue ga pernah bantu mereka, lalu apa yang udah gue lakukan hanya untuk berterima kasih kepada mereka semua? Berdo’a untuk mereka? Itupun sangat jarang dan hanya gue lakukan pada saat upacara bendera merah putih, dan gue jarang khidmat padahal itu Cuma upacara.. ga ada seujung kuku untuk dibandingin sama perang.
Lalu apakah Cuma gue yang seperti ini? Apa memang negeri yang sudah bebas ini menghargai jasa para pahlawan? Apa negeri ini menjaga seutuhnya kemerdekaan? Apa tidak ada orang-orang yang benar-benar menyadari bahwa kebebasan ini serta merta berkat pahlawan?
Sejarah memang tinggal sejarah, lalu apakabar tetesan darah yang keluar dari raga pahlawan akibat tertembus peluru? Apakabar pahlawan yang harus mengakhiri hidupnya agar kita semua bisa sebebas ini? Apakah itu memang harus dilupakan? Apa memang hal tersebut terlampau sudah basi? Lalu memangnya kebebasan ini basi? Hm....

Memang Indonesia kini tidak sepenuhnya semerdeka dulu, kami sesungguhnya masih dijajah dengan cara yang lebih pintar. Kalau dulu menjajah itu terang-terangan, dan satu tujuan. Kini penjajahan itu berubah cara merasuki segala aspek yang tanpa kita sadari, ini lebih parah.. kita tidak pernah sadar atau tahu kita sedang dijajah saat ini, itu bisa berdampak lebih buruk dari apapun. Semoga anda mengerti.. adakah pahlawan masa kini yang bisa memerangi penjajahan saat ini? Nampaknya anak bangsa sudah terlalu sibuk dengan masa-masa penjajahan mereka, sesungguhnya mereka sedang dijajah lewat tekhnologi termaksud gue.. apakah kini anak bangsa peduli dengan lingkungan? Atau lebih peduli terhadap hal-hal berbau internet? Apakah mereka cenderung memikirkan kesehatan? Atau lebih ingin memeihara gadget? Meskipun tidak semuanya sadarilah, sudah banyak yang berhasil menjajah kita. Lalu siapa otak penjajahan ini? Mungkin bisa kita renungkan..

17 Agustus, seketika gue terhenyak melihat proses upacara yang ditayangkan di tv.. begitu indah dan khidmat.. apalagi paduan suara Gita bahana nusantara, gue ngerasa debu kalo ngedengerin instrumen dan pecah suaranya.. malah gue inget lagi masa-masa upacara yang entah gue lakuin kapan lagi..pokoknya dirgahayu Indonesiaku, seburuk dan sebaik engkau gue tetep anakbangsa Indonesia, bener kata lagu yang diciptain SBY, gue bangga jadi anak Indonesia 
Semoga gue bisa menjadi salah satu unsur yang bisa berjuang memperbaiki negara ini untuk bebas sepenuhnya kembali seperti taun 45 dulu.. aamiin MERDEKA!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar