selain ngerjain laporan tugas dan denger lagu,
dan ketika list lagu berubah menjaid galau,
apalagi yang dilakukan selain.... galau.
"Jangan galau! jangan mengambangkan idungnya"
teriang-ngiang selalu di telinga,
lagu galau efeknya emang besar, dari lagu itu semua bisa langsung masuk ke pikiran,
hal yang tidak ingin dipikirkan pun tiba-tiba dengan lancar terputar bak video streaming..
mungkin ini sebabnya masyarakat lebih suka lagu galau ketimbang lagu beat,
ini alasan kenapa film atau sinetron bergenre galau lebih bagus ratingnya,
mungkin dari sana, galau yang merasuki segalanya..
orang-orang terlalu ketagihan, dengan galau.
memang galau itu indah bila dinikmati, pahit bila terlalu mendalam, gila bila menjadi makanan.
dari galau, saya bisa belajar, intropeksi diri.
bahwa saya memang sangat jauh dari kata sempurna,
dari galau, saya membenci.
membenci untuk bangkit dan mencintai lagi
semua berawal dari galau, galau dengan pertanyaan
bisa apa saya?
saya harus bagaimana?
apakah saya mampu?
mengapa jadi begini?
yang jawabannya secara otomatis pasti membuat kita bergerak. Jadi siapa takut galau..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar