Sabtu, 29 Agustus 2015
Aku mencoba, tunggulah nanti lihat apakah aku konsisten atau tidak. Aku melihat meskipun tak menunjukan, aku menganalisa meskipun tidak terdeteksi. Dalam diam, aku sebenarnya bergumam. Kelak aku akan datang lagi, entah untuk kembali atau pamit selamanya. Tunggulah. Takdir yang akan menjemput, jalani dulu apa adanya. Bak air yang mengalir sesuai dengan wadahnya. Semua sudah ada rutenya bukan? Meskipun hati kecil berkata 'aku ingin kembali' keadaan membuatku untuk tidak lagi melakukan hal-hal bodoh. Hati ini pun harus terbuka lagi, setelah cukup lama hanya tertutup dan menjaga satu kursi saja. Aku harus membukanya lagi mempersilahkan seseorang untuk masuk. Menduduki kursi lain, meskipun tetap kujaga kursimu yang sebelah sana untuk tidak terduduki oleh siapapun, namun jika takdir berkata lain, kelak akan ada seseorang yang akan mendudukinya. Semoga.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar