Senin, 27 Januari 2014

Selamat pagi, mendengar kenyataan bahwa sahabat yang berkuliah di kampus tetangga memiliki masa liburan hampir 1 bulan, dan diriku meringgis membandingkan waktu liburku yang hanya satu minggu..
Semesta rasanya tidak mendukung diriku untuk bergegas menikmati cerahnya Bandung,
demam dan flu yang menerjang ketika cuaca mulai panas bahkan cerah. Dan sehat ketika cuaca hujan, mendung, tak bergairah.
Mungkin ini yang menjadikan pelajaran, dimana istirahat itu perlu. Perlu sekali. Karena diriku, dirimu, dan dirinya sejatinya adalah manusia bukan robot yang bisa terus menerus bergerak sepanjang hidupnya.
Ponsel yang aku abaikan, film kartun yang tidak membuatku tertarik, bahkan musik yang mengalun pun tidak. Hanya senandung kecil dari mulut ibuku saat ia sedang menyetrika yang bisa diriku dengar dan terima.
Oh diriku menikmatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar