Kamis, 16 Januari 2014

Ketika mata memaksa untuk terbangun pada waktu yang salah, aku mengikuti saja.
Oh ya, mari kuceritakan apa yang kuimpikan semalam,
mungkin karena pada siangnya aku menonton seri drama Korea, bermimpilah aku soal pangeran Korea. Tampan itu sudah jelas, tinggi kekar dan berambut pirang. Mengulurkan tangannya ketika aku terjatuh di jalanan yang kosong saat itu, entah megapa aku bisa terjatuh, aku tidak bisa melihat motorku atau apapun karena yang jelas disana kosong dan hanya ada aku dan dia. Dan kami berinteraksi memakai bahasa padang -,- dan mimpi itu tiba-tiba berakhir, memang mimpi tidak pernah masuk akal bukan. Bahkan direncanakan saja tidak. Datang, pergi dan berlalu begitu saja. Menjauhi realitas dan mendekati khayalan. Menanggapinya hanya dengan mengucap Aamiin semoga saja pangeran Korea itu menjelma ke dunia nyata segera, menemui aku, menjemput aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar