Selasa, 28 Januari 2014

Kudu pisan dana kampanye saksi parpol dari APBN??

Aduuuhhhh wahai pemerintah-pemerintahku yang gajihnya lebih besar dari ayahku, yang pendidikannya lebih tinggi dari ayahku, lihatlah negara ini yang sedang tertimpa mahabencana dimana-mana, banjir longsor dan kenaikan harga dimana-mana. Masih sudikah dikau untuk menggunakan uang negara demi kepentingan segelintir partai ketimbang untuk rakyat yang sangat kesusahan?
Bijaksanalah dalam menggunakan uang rakyat, negara ini tidak butuh semarak kampanye, tapi butuh kepedulian yang tinggi dari pemerintah, tidak bisakah kalian untuk menghentikan aksi jual mulut demi mendapat simpati rakyat? tolong nomor duakan hal itu dan nomor satukan rakyat yang sedang mengungsi, kasihan mereka... makan dan tidur pun rasanya sama sekali tidak menemukan kenyamanan.. wabah penyakit pun rasanya semakin menghantui mereka semua, apakah kalian masih menganggap mereka sebagai rakyat Indonesia? jenuh kami melihat koruptor yang terungkap, kami butuh tindakan nyata dari semua yang berlabel pemerintah. Kampanye bagi kami sangat tidak mempengaruhi mindset kami, kami tidak buta dan bodoh, kami tau mana yang tulus dan mana yang pencitraan tanpa anda semua memperlihatkan kepada kami lewat serbuan iklan dan spanduk. Kami muak sungguh, dengan sistem kampanye yang rasanya tidak efektif. Tunjukan pada kami dengan nurani bukan uang. Jika kalian tidak bisa, biarkan kami yang menggantikan, jangan persulit generasi jujur adil dan muda untuk mengambil alih semua ini, mengapa tidak ia memimpin dari kalangan rendahan namun memiliki ketulusan setinggi langit ketimbang generasi tua dari kalangan terpandang yang hanya bisa korupsi. Kami butuh pemimpin bukan pencuri, kami manusia sama seperti kalian, jangan anggap kami binatang yang seenaknya saja kalian bisa bodohi. Kami cinta Indonesia, jangan rusak Indonesia!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar