kita ngga bisa milih antara bahagia sama sedih,
disaat kita ingin bahagia kita tidak bisa menahan kedatangan kesedihan,
ketika kita sedih, kita tidak pernah tau bahagia akan datang..
sedih dan bahagia adalah esensi dari hidup,
tanpa keduanya kita bernafas dalam kematian..
lalu kalian memilih yang mana?
belajar dari kesenangan untuk menghadapi kesedihan?
atau menerima kesedihan untuk mempelajari kesenangan?
yang mana?
atau ada yang sedang merasakan atau ingin memilih keduanya?
kalau saya, yang telah mencoba mempelajari keduanya..
saya memilih option kedua..
menerima kesedihan untuk mempelajari kesenangan,
ketika kesedihan datang betubi-tubi, atau satu saja namun sangat menghantam hati..
ada hal-hal lain, yang jarang orang lain lakukan..
mendalami rasa sedih untuk kemudian belajar untuk senang..
belum memahami apa yang saya maksudkan?
menangis tersedu-sedu untuk belajar cara tertawa
merenung sendu untuk menelaah senyuman,
sendirian mengartikan sikap diri,
karena apabila kita merasakan kesenangan dengan belajar terlebih dahulu lewat kesedihan,
kita akan lebih menghargai kesenangan itu..
apa bila kita menghargai kesenangan itu,
kita tidak pernah takut untuk kembali sedih,
kita tidak menghindari kesedihan,
kita menerima kesedihan karena semakin bisa belajar untuk menghargai kesenangan..
percayalah.. keduanya tidak ada yang tidak berguna,
bersikap untuk membuat keduanya bermanfaat besar dan tidak sia-sia,
sehingga kita akan selalu menjadi manusia yang pos konvensional, belajar tanpa diatur..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar